Panorama Wisata

welcome to our blog

We are Magcro

Footer Widget 3

Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 1

Followers

Footer Widget 2

AIR KRAN SIAP MINUM

Labels

Pages

Blogger news

Download

BTricks

BThemes

Recent Posts

Pages - Menu

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

  • Objek Wisata Banjarnegara : Banjarnegara merupakan sebuah kabupaten yang berada di Propinsi Jawa Tengah, Secara astronomi, Kabupaten ini terletak di antara 7° 12' - 7° 31' Lintang Selatan dan 109° 29' - 109° 45'50" Bujur Timur. Luas Wilayah Kabupaten Banjarnegara adalah 106.970,997 ha atau 3,10 % dari luas seluruh Wilayah Provinsi Jateng. Kabupaten Banjarnegara berbatasan dengan Kabupaten Pekalongan juga Kabupaten Batang di Utara, Kabupaten Wonosobo di Timur, Kabupaten Kebumen di Selatan, serta Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga di Barat.

    Sesuai dengan judul diatas yaitu Objek Wisata Banjarnegara,silahkan anda simak saja dibawah ini beberapa tempat wisata di Banjarnegara yang tentunya sayang untuk anda lewatkan jika kebetulan anda sedang berkunjung ke Kota ini.

    Arung Jeram Sungai Serayu





    Tempat wisata Arung Jeram Sungai Serayu ini berada di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, wilayah Kabupaten Banjarnegara cukup luas. Terdiri dari perbukitan serta dataran rendah di tepi Sungai Serayu. Potensi wisata ini terbesar dari Dataran Tinggi pegunungan Dieng hingga tepi Sungai Serayu.








    Kawah Sikidang Dieng


    Kawah Sikidang merupakan sebuah tempat wisata favorit di kabupaten Banjarnegara. Kawah sikidang ini adalah kawah vulkanik dengan lubang kepundan yang dapat disaksikan dari bibir kawah. Dilokasi ini bersuhu sedikit hangat, dan bau belerang cukup menyengat.


    Kawah Candradimuka
    Kawah Candradimuka ini sebetulnya bukan kawah gunung berapi, namun kawah ini adalah pemunculan Solfatara dari rekahan tanah. Ada dua lubang rekahan yang masih aktif mengeluarkan Solfatara. Di Kawah ini terdapat sumber air yang dipercaya memiliki kekuatan magic, sehingga banyak wisatawan yang memanfaatkannya.

     



    Curug Sirawe Banjarnegara
    Objek wisata Curug Sirawe adalah tempat wisata bertema air terjun yang lokasinya terletak tidak jauh dari zona utama kawasan wisata Dieng, atau lebih tepatnya lagi berada di dusun Bitingan Desa kepakisan sebelah barat Dieng . Memiliki ketinggian kurang lebih 80 m berada di pegunungan yang hijau dengan panorama yang sangat indah. Untuk mencapai ke air terjun ini anda bisa memakai sepeda motor atau bisa treking melalui bukit sipandu sebuah bukit yang konon katanya adalah salah satu gerbang atau pintu masuk kawasan Dieng dari arah utara. Air terjun Curug Sirawe sangat ini begitu terlihat unik. selain area sekitarnya yang masih begitu alami karena tumbuhan yang mengelilinginya masih benar-benar tumbuhan gunung yang sangat beragam air terjun ini juga sangat mempesona karena air panas dan dingin menyatu jadi satu.



    Curug Pitu
    wisata Curug Pitu terletak di dekat pusat Salak Pondoh. Curug ini kabarnya sangat indah dan berupa tujuh buah curug yang bertingkat, dan ada lokasi untuk camping.






    Candi Gatotkaca
    wisata Candi Gatotkaca berada di sebelah barat kelompok Candi Arjuna di kaki bukit Pangonan, menghadap barat, 1 km sebelah utara Candi Bima; memiliki ornamen kala makara, tanpa rahang bawah.

     






    Candi Arjuna
    wisata Candi Arjuna Banjarnegara letaknya berada di dataran tinggi Dieng yang letaknya satu deret dengan Candi Srikandi, Candi Puntadewa dan Candi Sembadra, dan berhadapan dengan Candi Semar

     



    Candi Bima
    wisata Candi Bima terdapat di Dieng yang Diperkirakan dibangun setelah Candi Srikandi; bagian atapnya mirip bentuk shikara, seperti mangkuk yang ditangkup.








    Candi Dwarawati
    wisata Candi Dwarawati terletak di bukit Perahu, berukuran 5,3 x 5,3 m, dan letaknya paling utara diantara candi-candi lainnya. Candi ini mengalami restorasi total pada 1980.
  • Kurang lebih sekitar sepuluh tahun lamanya aku gak pernah menginjakan kedua kaki ini di tempat wisata garut kawah Papandayan yang terletak di kecamatan Cisurupan,Garut Jawa Barat.Namun ketika berkunjung lagi kemarin,ada banyak sekali pemandangan yang amat berubah sepanjang mata memandang mulai dari area parkir hingga hamparan jalan yang bertumpukan batuh-batu putih yang menghubungkan area parkir ke pusat kawah.


    Pohon cantigi yang menjadi khas kawah ini yang dulu tumbuh disebelah kiri jalan sekitar are parkir kini tak terlihat lagi.Sekarang yang terlihat hanyalah tumpukan tanah dan batu-batu besar.Menurut orang disekitar sana,tanah dan batu-batu tersebut adalah longsoran dari setengah gunung di sebeleha barat ketika Kawah Papandayan ini meletus pada tahu 2012 lalu.

    Perjalanan untuk sampai ke pusat kawah dari area parkir cukup membuat ku lelah.Selain jalanannya yang menanjak,akupun harus extra hari-hati karena jalan tersebut bertumpukan batu-batu kecil dan besar yang bisa mengakibatkan pendaki terpelest.

    Sesampainya di pusat kawah.Rasa lelah ku terobati ketika melihat indahnya asap putih yang keluar dari lubang kawah.Dan tanpa menunggu lama,akupun segera mengambil nenerapa gambar untuk aku abadikan.
  • Barusan kita sudah mengetahui apa saja tempat wisata Purwakarta yang layak untuk dikunjungi saat liburan tiba.Dan kini saya akan kembali lagi untuk menginformasikan kembali tentang beberapa tempat-tempat wisata yang ada Di Karawang Jawa Barat.

    Berikut dibawah ini adalah beberapa tempat wisata Karang yang mungkin belum anda ketahui.!!

    Pantai Samudera Baru 

    Objek Wisaya Pantai Samudera Baru terletak di Kecamatan Pedes, 30 km dari Kota Karawang, dengan pasir putih dan ombak tenang. Ada Warung Ikan Bakar dan perahu sewa.

    Situs Candi Jiwa
    Objek Wisata Situs Candi Jiwa terletak di areal Situs Batujaya, disebut juga Situs Segeran 2 atau Hunyur (Unur) Jiwa, berukuran 19 x 19 m, tinggi 4,7 m dari permukaan sawah, terbuat dari bata merah, dan diperkirakan berasal dari abad ke IV – VII, pada masa kejayaan Kerajaan Tarumanegara.

    Danau Kalimati
    Objek wisata Danau Kalimati terletak di Desa Walahar, Kec Klari, 11 km dari Kota Karawang, dengan warung – warung yang menawarkan sate maranggi. Ada warung makan lesehan yang menghadap ke danau

    Situs Cibuaya
    Objek Wisata Situs Cibuaya Karawang ini terletak di Desa Cibuaya, Kec Pedes, Karawang, peninggalan Megalitikum berupa Batu Lingga di atas susunan batu bata besar berukuran 9×9 m yang disebut Lemah Duhur Lanang, dan fondasi Yoni berukuran 6 x 6 m yang disebut Lemah Duhur Wadon.

    Situs Kuta Tandingan
    Objek wisata Situs Kuta Tandingan ini berlokasikan di Desa Mulyasejati, Kec Ciampel, 38 km dari Kota Karawang, diduga peninggalan Kerajaan Kuta Tandingan Jaya yang diperintah oleh Patih Panatayuda. Di daerah ini banyak ditemukan goa vertikal atau Luweng.

    Vihara Shia Jin Ku Po
    Objek wisata Vihara Shia Jin Ku Po berada di Desa Tanjungpura, Kecamatan Karawang, 4 km dari Kota Karawang, yang didirikan tahun 1770 oleh tiga pendatang dari Cina bernama Tsee, Kau dan Lau.

    Monumen Rawagede
    Objek wisata Monumen Rawagede Karawang ini terdapat di Desa Rawa Gede, Kec Rawa Merta, 10 km dari Kota Karawang, yang menjadi tengara pembantaian 200 orang rakyat Karawang oleh Belanda pada 1948.

    Curug Cikarapyak
    Objek wisata Curug Cikarapyak Karawang ini bisa anda temukan di Desa Kutamaneuh, Kec Tegalwaru, 42 km dari Kota Karawang, di atas Curug Cipanundaan. Akses menuju curug sangat berat dengan menelusuri sungai berbatu, tebing naik turun, semak-semak dan hutan.

    Curug Cikoleangkak
    Objek wisata Curug Cikoleangkak Karawang terletak tepatnya di Desa Kutamaneuh, Kec Tegalwaru, Karawang, di atas Curug Cikarapyak dan Curug Cipanundaan. Akses ke curug sangat berat dengan melintasi hutan, tebing padas, batu terjal, jurang, sungai berbatu besar dan puluhan air terjun kecil.

    Situ Gempol
    Objek wisata Situ Gempol Karawang ini merupakan tempat berlibur bertema alam yang bisa anda temui di Kampung Gempol, Desa Tanjung Pura, Kec Karawang Barat. Situ yang dulunya seluas 5 ha ini menjadi tempat hidup berbagai aneka ikan tawar.

    Situ Kamojing
    Objek wisata Situ Kamojing terletak di Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, berjarak 22 km dari Kota Karawang, yang berada di dalam Kawasan Hutan Konservasi.

    Situs Candi Blandongan
    Objek wisata Situs Candi Blandongan Karawang bisa anda jumpai lokasinya di Desa Segaran, Kec Batujaya, 45 km dari Karawang, terbuat dari bata berukuran 24,6×24,6 m, tinggi 4,9 m. Temuan di sini membuktikan bahwa Bangsa Indonesia sudah mengenal teknik pembuatan gerabah dan beton cor antara abad 2-12 Masehi.

    Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
    Objek wisata bersejarah Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok Karawang ini berada di Kecamatan Rengasdengklok, 20 km dari Kota Karawang yang dibangun untuk mengenang Kebulatan Tekad Pemuda dan Pejuang kemerdekaan.

    Bendungan Parisdo / Walahar
    Objek wisata Bendungan Parisdo / Walahar Karawang dapat anda temukan di Desa Walahar, Kec Klari, 10 km dari Kota Karawang, dibuat Belanda pada 1925. Ada warung – warung dengan hidangan Ikan Jambal, Pepes Ikan Kecil, dan Ikan Goreng kering.

    Curug Bandung
    Objek wisata bertema air terjun Curug Bandung karawang terletak di Desa Mekarbuana, Kec Tegalwaru, di kaki Gunung Sanggabuana, ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 3 km dari tempat parkir kendaraan.

    Curug Cigentis
    Objek wisata Curug Cigentis Karawang letaknya di kaki Gunung Sanggabuana, ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 2 km dari tempat parkir kendaraan dengan panorama asri sepanjang jalan.

    Pantai Tanjung Baru
    Objek wisata bertema pantai yang mempunyai sebutan pantai Tanjung Baru terletak di Kecamatan Cilamaya, 45 km dari Kota Karawang, yang lebih dekat diakses dari arah Cikampek.

    Pantai Tanjung Pakis
    Pantai Tanjung Pakis ini bisa anda kunjungi di Desa Tanjung Pakis, Kecamatan Pakisjaya, di ujung utara Karawang, 70 km dari Kota Karawang, berbatasan dengan wilayah Bekasi.

    Curug Cipanundaan
    Objek wisata Curug Cipanundaan terdapat di Desa Kutamaneuh, Kec Tegalwaru, 42 km dari Kota Karawang, di kaki Gunung Sanggabuan dengan 3 buah Curug seperti tangga bertingkat, ditempuh melalui jalan setapak dengan medan sangat berat.

    Museum Purbakala
    Objek wisata Museum Purbakala Karawang berlokasikan di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, ditempuh pada jarak sekitar 45 km dari pusat Kota Karawang.

    Pantai Pisangan
    Objek wisata Pantai Pisangan Karawang terletak di Desa Pisangan, Kecamatan Pedes, Karawang. Belum ditemukan informasi yang lain tentang pantai ini.

    Curug Santri
    Objek wisata Curug Santri Karawang berlokasikan di Kampug Loji, Karawang. Tidak banyak informasi tentang curug ini selain tempatnya tidak jauh dari lokasi Curug Cigentis.

    Danau Cipule
    Objek wisata Danau Cipule Karawang bisa anda temukan di Desa Walahar, Kec Ciampel, Karawang, terbentuk dari aktivitas penambangan pasir. Danau yang luas dan dalam ini berada di pinggiran Kali Citarum dengan panorama indah.
  • Tempat Wisata Bekasi :Kota Bekasi adalah sebuah kota yang terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Bekasi ini berada dalam lingkungan megapolitan Jabodetabek dan menjadi kota besar keempat di Indonesia. Saat ini kota Bekasi berkembang menjadi kawasan sentra industri dan kawasan tempat tinggal kaum urban.

    Berikut dibawah ini adalah beberapa tempat wisata Bekasi atau objek wisata Bekasi yang bisa anda kunjungi ketika liburan anda bersama keluarga tiba.

    Taman Buaya Indonesia Jaya 

    Taman Buaya Indonesia Jaya terletak di pinggir jalan Cikarang – Cibarusah, Serang Baru, Bekasi. Selain melihat penangkaran buaya, juga ada pertunjukan atraksi buaya – manusia yang sangat menarik.

    Vihara Dharma Jaya
    Vihara Dharma Jaya berada di Jalan Kalong, Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi.

    Waterboom
    wisata Waterboom ini terletak di dalam kawasan perumahan Lippo Cikarang, Cikarang, Bekasi.

    Bumi Perkemahan Karang Kitri
    Wisata alam Bumi Perkemahan Karang Kitri merupakan bumi perkemahan alam di Desa Karang Mulya, Bojong Manggu, Bekasi, dengan panorama yang indah.

    Gedung Juang 45
    Wisata bersejarah Gedung Juang 45 adalah museum dan perpustakaan yang terletak di Jl. Sultan Hasanuddin, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi.

    Kelenteng Hok Lay Kion
    Kelenteng Hok Lay Kion bisa anda temukan di Jalan Kenari 1, Kelurahan Margahayu Bekasi Timur, yang telah berusia antara 300 – 400 tahun. Kelenteng Hok Lay Kion berarti istana pembawa berkah.

    Masjid Al Arief
    wisata religi Masjid Al Arief berlokasi di Jalan Djunda, sebelumnya bernama Masjid Muhajirin, pernah menjadi salah satu pusat pergerakan pemuda Islam di Bekasi melawan penjajahan Belanda dan Jepang.

    Pura Agung Tirta Buana
    Wisata Pura Agung Tirta Buana ini berlokasikan di Jl. Jatiluhur I, Jaka Sampurna, Kalimalang, Bekasi – Barat.

    Masjid Jami al-Hidayah
    wisata Masjid Jami al-Hidayah terdapat di Kaliabang Bungur, perempatan Jalan Kompleks Seroja, didirikan pada 1935 oleh KH Noer Ali, Ust. Burhanuddin, H. Thoha dll, pernah menjadi markas penggemblengan laskar Hizbullah / Sabilillah untuk melawan Belanda.

    Pantai Muara Bendera
    Pantai Muara Bendera yang merupakan salahsatu dari beberapa objek wisata bertajuk pandai ini terletak di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, dengan hutan bakau dan beberapa jenis satwa.

    Pantai Muara Beting
    Pantai Muara Beting terletak di Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, dengan hutan bakau dimana banyak burung yang bermigrasi dari Laut China Selatan dan Laut Pasifik antara September – Februari, ada lutung dan buaya jenis rawa.

    Situ Gede
    Tempat berlibur yang cukup indah Situ Gede ini terletak di Rawalumbu yang belum dikembangkan. Kondisi alam di sekitarnya masih asri dengan pepohonan produktif dan udara yang cukup sejuk.

    Saung Ranggon
    wisata Saung Ranggon ini terletak di Desa Cikedokan, Cikarang Barat, Bekasi, yang mana tempat wisata ini pertama kalinya dibangun oleh Pangeran Rangga yang adalah keturunan Pangeran Jayakarta

    Pantai Muara Gembong
    wisata bertajuk Pantai yang dijuluki dengan nama Pantai Muara Gembong berada di Desa Pantai Sederhana, Muaragembong, 40 km dari tol Cikarang. Selain hutan bakau, pesisir pantai penuh dengan tambak ikan dan udang milik warga. Kondisi jalanan masih belum memadai.

    Itulah beberapa informasi tentang tempat berlibur di Bekasi.Semoga bermanfaat
  • Tempat Wisata di Purwakarta juga ternyata banyak sekali ragamnya,mulai dari tempat wisata bertema danau,tempat wisata bertema sejarah hingga Alam semuanya ada di Purwakarta.So pasti tempat wisata di Purwakarta juga menwarkan beragam keindahan alam yang bisa dinikmati oleh anda yang ingin mencoba untuk berwisata ke Purwakarta.

    Jika dibandingkan dengan tempat Tempat Wisata Sukabumi atau Tempat Wisata Tasikmalaya, ada satu yang tidak dimiliki Purwakarta yaitu tempat wisata bertema pantai.

    Berikut dibawah ini adalah beberapa tempat wisata Purwakarta atau objek wisata di Purwakarta yang bisa anda kunjungi saat liburan anda tiba.

    Waduk Jatiluhur


    Waduk Jatiluhur terletak atau dikenal juga dikenal dengan sebutan Waduk Ir.H. Juanda, nama resmi Waduk Jatiluhur ini, yang merupakan bendungan pembangkit listrik tenaga air.

    Masjid Agung
    Masjid Agung berada di Jl. Alun-alun Barat, Kampung Kaum, di samping Gedung Negara, dibangun pada 1826, dipugar pada 1993 dan diresmikan pada 1995. GPS -6.5557837, 107.4413431.

    Gedung Karesidenan
    Gedung Karesidenan ini berlokasi di Jalan KK. Singawinata, di Kampung Upas, Desa Nagri Kidul, Kec Purwakarta, di sebelah selatan Situ Buleud, seusia Gedung Negara dan sekarang digunakan sebagai Kantor Badan Koordinasi Wilayah IV.

    Desa Wisata Bojong
    Desa Wisata Bojong terletak di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, 35 km dari Kota Purwakarta, pada ketinggian 650 mdpl yang dikelilingi perbukitan, Gunung Burangrang dan perkebunan.

    Gunung Parang
    wisata Gunung Parang ini terletak di Kec Tegalwaru, 28 km dari Kota Purwakarta, pada ketinggian 983 mdpl. Tower I tingginya 934 m, medan panjat 600 m. Tower II berbentuk parang, dan Tower III lebih landai. Pendakian melalui kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Tegalwaru.

    Situ Buleud
    Situ Buleud terdapat di tengah Kota Purwakarta,dimana tempat wisata ini berupa danau bulat seluas 4 ha, konon merupakan tempat pangguyangan badak sebelum dijadikan tempat peristirahatan pada masa kolonial.

    Sumber Air Panas Ciracas
    Sumber Air Panas Ciracas terletak di Desa Ciracas, Kec Kiara Pedes, 8 km dari Situ Wanayasa, di kaki bukit yang dikelilingi pepohonan dan sawah, dengan 12 titik sumber mata air panas.

    Waduk Cirata
    Waduk Cirata ini letaknya berada di Desa Cadas Sari, Kecamatan Tegal Waru Plered, berupa waduk seluas 62 km2 pada ketinggian 223 mdpl.

    Situ Wanayasa
    Objek wisata Situ Wanayasa ini terletak di Desa Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, 23 km dari Kota Purwakarta, berupa danau alam seluas 7 ha pada 600 mdpl.

    Gua Jepang
    Gua Jepang yang merupakan gua bersejarah ini terdapat di kawasan Gunung Burangrang, 28 Km dari Kota Purwakarta, pada ketinggian 700 mdpl, dikelilingi perkebunan teh, pinus dll, dibangun pekerja Romusha pada 1943.

    Gedung Negara
    tempat bersejarah Gedung Negara ini adalah peninggalan bangunan di Jalan Gandanegara No.25, Purwakarta, didirikan pada 1854, sekarang digunakan sebagai Kantor Bupati Purwakarta.


    Keramik Plered
    wisata Keramik Plered terdapat di Desa Anjun, 13 km dari Kota Purwakarta, sudah ada sejak 1904 dan menghasilkan keramik berkualitas ekspor berupa gerabah, terakota dan porselen.

    Curug Cipurut
    wisata air terjun yang dijuluki dengan sebutan Curug Cipurut terdapat di kawasan Cagar Alam Gunung Burangrang, ditempuh melalui jalur Purwakarta – Wanayasa sekitar 25 km, dilanjutkan ke arah Kec Bojong, berbelok ke arah desa Sumurugul, dilanjutkan dengan berjalan kaki 30 menit.

  • Majestic mountain: The picturesque view of Mount Papandayan can be seen from Garut.
    Jelajah Garut ......Two hundred kilometers’ drive from Jakarta, the dusty roads dried out by the scorching sun will suddenly bring you into dramatic greenery where mountains feel close, suggesting heaven may not be too far from the city hell.

    Welcome to Garut, the sign placed on two columns resembling a gate says. And after that, brace yourself for endless panoramic views of mountains that seem to astonishingly encircle the region popularly known as the Switzerland of Java.

    This area’s magnificent beauty has been widely recognized around the world since colonial times.


    Even legend Charlie Chaplin visited Garut twice to embrace the serene beauty of the region, which is guarded by three mountains — Papandayan, Guntur and Cikuray.

    The comedian first came here in 1927, then came back in 1935, staying at Grand Hotel Ngamplang in Cilawu region, a nice hilly resort around 3.4-kilometer from the city center.

    No one knows what brought Chaplin twice to the area, which lies about 60 kilometers southwest of Bandung, the capital of West Java.

    But as soon as you touch down in Garut, you will know there are a myriad of great spots to visit near the small town.

    Green street signs indicating interesting sites which surely cannot be missed while in town can easily be found.

    But before that, why not just enjoy nature’s free treat and feel the fresh breeze blowing through the never-ending paddy fields on either side of the roads.

    You can just pull up your car and make a sweet stop, to embrace the glorious greenery beneath the far blue mountain, a view you will recall from children’s drawings, while sipping a coconut ice drink from ubiquitous street vendors.

    Enjoying this luxurious moment down by the road, people may think: Who needs Bali when you have Garut near you?

    After feeling recharged, you can hop to your next destination, Cipanas, a resort area offering hot streaming waters directly from the mountain.

    The area, located in the northwest of the city at the foot of Mount Guntur is packed with a number of villas andhotels. However, make sure you book a room in advance before arriving in Cipanas, as this place is jammed with visitors coming from Jakarta for the weekend.

    If you want privacy and some place quieter, you can head to the north to more peaceful resorts in Samarang.

    You can stay either stay at Mulih K’ Desa or Kampung Sampireun, two lovely and exclusive resorts that offer back-to-nature accommodation.

    Mulih K’ Desa is a resort where each room, which resembles a hut, is separated by paddy fields. The design, as well as the food and service are also come with a traditional touch. Food is served in can plates while hot tea comes in a batik-style thermos brought by waiters in traditional outfits. This gives visitors a taste of living in traditional villages.

    Kampung Sampireun isn’t too different from Mulih K’ Desa as it is also run by the same management. But the most striking difference is that paddy fields in Mulih K’ Desa have given way to a small lake in Kampung Sampireun. So every visitor must use little canoes to reach other venues in the resort.

    Kampung Sampireun is famous among honeymooners seeking a sweet escapade as it offers a romantic ambiance with candles glittering in every corner of the resort. It also offers first class spa treatment for couples and romantic dinner packages.

    Well, after resting to your heart’s content, it’s time to explore the city. You can visit Cangkuang temple, the only Hindu temple ever found in West Java. The temple is located on a small island in the middle of Cangkuang Lake. One must ride a bamboo raft to reach the site.

    How about a little break: Visitors to Garut dying for some fresh air and nice sceneries can bask in views of paddy fields.The island where the 8th century temple rests is filled with trees of all sizes, providing welcome shade for visitors exploring the site.

    Unlike other Javanese temples characterized by grand architecture, Cangkuang Temple is more modest with only one structure still standing. But the most interesting part is visitors can find the grave of Muslim leader Arief Muhammad near the temple. Arief was a king from an East Java kingdom who came to the place to proselytize for Islam.

    Once your thirst for history has been quenched, it’s time to go on a nature adventure in Garut. Being in the center of three mountains, Garut is a great place for hiking.

    But for those who want a more relaxed vacation, the hiking tracks can easily be swapped for a journey to Kampung Naga, a Sundanese traditional village located about 25 kilometers from Garut.

    The village also offers incredible beauty especially once you’ve conquered the 500 stairs to explore a wooden and thatched house complex cramped between paddy fields and the Ciwulan River.

    Little paradise: Traditional villages such as Kampung Naga can still be found in the region.The settlement may remind you of another ancient Sundanese village in Badui because of its modest way of life and culture.

    Going back to city center, make sure you sample the local famous delicacy called dodol, a sweet snack made from coconut milk, sticky rice and palm sugar.

    Given its popularity, some souvenir and gift shops have even introduced a new generation of dodol called chocodol, which is simply a chocolate dodol. Packed in a flashy and modern wrapper, this new type of dodol is aimed at young people looking for alternative snacks.

    So if you’re looking for a great place that offers you great scenery and different experience not too far from Jakarta, Garut is your answer.

    Tips and tricks

    • You can reach Garut by car or by bus from Jakarta. The main bus terminals are in Lebak Bulus, South Jakarta or Kampung Rambutan, East Jakarta. As soon as you reach Garut, you can travel around using public transportation in the form of mini vans, which are abundant in the area and can take you to the most remote places.

    • To find lodgings, visit www.pariwisata.garutkab.go.id to find a list of hotels and resorts. Remember to make a reservation before going there, especially when you are travelling during the weekend
    Sumber
  • Tempat Wisata Sukabumi merupakan salahsatu dari sekian banyaknya objek wista yang ada di Jawa Barat yang kerap dikunjungi oleh para wisatawan local maupun internasion.

    Sukabumi merupakan sebuah kota yang ada di Jawa Barat dan segaligus kota ini menjadi ibukotanya Sukabumi. Kota Sukabumi adalah salah-satu kota dengan luas wilayah terkecil di Jawa Barat.

    Berikut dibawah ini adalah beberapa Objek wisata Sukabumi atau tempat rekreasi yang ada di Sukabumi.

    Pelabuhan Ratu


    Pelabuhan Ratu merupakan salahsatu dari sekian banyaknya tempat berlibur di Sukabumi,dimana dimana ditempat wisata ini tentunya pengunjung bisa menikmati gemuruh ombak laut selatan, melakukan surfing, arung gelombang, melihat tempat pelelangan ikan.

    Selabintana
    Di tempat wisata Selabintana ini pengunjung dapat menikmati bangunan hotel peninggalan Belanda dengan pemandangan Gunung Gede-Pangrango. Hotel Selabintana dibuat tahun 1900-an oleh seorang berkebangsaan Belanda.

    Taman Rekreasi Cimelati
    Taman Rekreasi Cimelati berada di kaki Gunung Salak, sekitar 33 km dari Sukabumi, dengan sumber mata air jernih, kolam renang, panggung pertunjukan, kolam ikan hias, tempat bermain anak.

    Ujung Genteng
    Ujung Genteng ini terletak di Kecamatan Ciracap, 220 km dari Jakarta; daerah pesisir pantai selatan, ombak besar namun aman, melihat penyu hijau di pantai Pangumbahan, berselancar di ”ombak tujuh”, dan melihat pembuatan gula kelapa.

    Situ Gunung
    Situ Gunung merupakan sebuah objke wisata bertema danau yang terletak di Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadu Dampit, 120 km dari Jakarta, dengan ketinggian 950-1.150 mdpl dan merupakan bagian Taman Nasional Gede-Pangrango di Sukabumi. Di sini masih bisa dilihat lutung, monyet, surili serta satwa lain.

    Bumi Perkemahan Cinumpang
    Bumi Perkemahan Cinumpang merupakan sebuah objek wisata Sukabumi yang terletak di Kecamatan Kadudampit, sekitar 10 km dari Sukabumi, dengan penginapan bernuansa pedesaan, perkemahan, pemandangan sungai, yang dikelola Diparbudpora Sukabumi,

    Pondok Halimun
    Tempat wisata Pondok Halimun ini berjarak sekitar 5 km dari Selabintana, tidak jauh dari gerbang masuk Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, di lingkungan yang sejuk dan hening.

    Curug Cicurug
    Curug Cicurug ini terletak di Kecamatan Surade, sekitar 77 km dari Sukabumi, dimana pengunjung bisa naik sampan atau perahu motor.

    Air Panas Cisolok
    Air Panas Cisolok berada tepat di Kecamatan Cisolok, sekitar 17 km dari Palabuhan Ratu dengan pemandangan air panas menyembur di sepanjang sungai.

    Pantai Citepus
    Pantai Citepus terletak di Desa Citepus, berjarak sekitar 3 km dari Pelabuhan Ratu.

    Curug Cimanaracun
    Wisata Curug Cimanaracun adalah sumber air danau Situ Gunung, yang berjarak sekitar 1,5 Km dari danau.

    Curug Sawer
    Curug Sawer ini menyediakan tempat berkemah dengan fasilitas sesuai keinginan pengunjung.

    Gua Lalai
    Gua Lalai ini berjarak sekitar 4,2 km dari Kota Palabuhanratu, Sukabumi, dimana pengunjung bisa melihat ribuan kelelawar keluar dari mulut gua pada sore hari.

    Pantai Cibangban
    Pantai Cibangban berada di Desa Pasirbiru, Kecamatan Cisolok, sekitar 20 km dari Pelabuhan Ratu, dengan pantai yang bersih dan ikan bakar yang lezat.
  • Artikel Tempat Wisata Cianjur ini adalah artikel lanjutan blog wisata indonesia ini untuk kembali lagi memberikan anda informasi seputar objek wisata yang ada di Jawa Barat yakni tepatnya di Cinjur.

    Cianjur merupakan sebuah kabupaten yang berada di Jawa Barat. Kabupaten Cianjur ini berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta di utara, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut di timur, Samudra Hindia di selatan, dan Kabupaten Sukabumi di barat.

    Berikut dibawah ini adalah beberapa objek wisata Cianjur atau tempat rekreasi di Cianjur yang mungkin bisa anda kunjungi ketika waktu berlubur anda bersama keluarga tiba.

    Istana Cipanas


    Tempat wisata Istana Cipanas terletak di kaki Gunung Gede, 103 km dari Jakarta. Dibangun pada 1742 oleh Gubernur Jendral Gustaaf William Baron Van Imhoff, dengan luas area 26 ha, dan luas bangunan 8000 m2.

    Pantai Apra
    Tempat wisata Pantai Apra Cianjur ini terletak di Kecamatan Sindang Barang, Cianjur Selatan, di sebelah selatan kota Sindang Barang, sekitar 300 meter dari alun-alun Sindang Barang.

    Air Jangari
    Wisata Air Jangari berada di Desa Bobojong, Kecamatan Mande, sekitar 17 Km dari Kota Cianjur, yang berada pada genangan waduk Cirata.

    Pantai Jayanti
    Objek wisata Pantai Jayanti terletak di Desa Cidamar, Cidaun, 139 Km dari Kota Cianjur, berdampingan dengan Cagar Alam Bojonglarang, ditempuh melalui jalur Cianjur – Sindangbarang – Cidaun. Di Terminal Pasirhayam, Cianjur, ada angkutan umum ke Cidaun (4 jam). Dari Cidaun naik ojek ke Pantai Jayanti (8 km).

    Wana Wisata Mandalawangi
    wisata Wana Wisata Mandalawangi memiliki luas sekitar 39,5 ha di Desa Rarahan, Kecamatan Pacet, 25 km dari Kota Cianjur, dengan ketinggian 1000 m dpl dan suhu udara rata-rata 18 – 20 C, dengan koleksi bermacam flora dan fauna.

    Situs Megalitik Gunung Padang
    wisata Situs Megalitik Gunung Padang terletak di Kampung Gunung Padang dan Kampung Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, 50 km dari Kota Cianjur berupa situs megalitik asli berbentuk punden berundak lima dengan ukuran berbeda-beda, terbesar di Asia Tenggara.

    Mesjid Agung
    Tempat wisata Mesjid Agung Cianjur ini didirikan pada tahun 1810 di atas tanah wakaf Ny. Raden Bodedar binti Kangjeng Dalem Sabiruddin, Bupati Cianjur ke – 4, memadukan gaya masjid tempo dulu dengan gaya arsitektur modern.

    Perkebunan Teh Gedeh
    Perkebunan Teh Gedeh Cianjur ini merupakan salahsatu dari beberapa tempat berlibur yang ada di Cianjur ,Jawa Barat,Dimana tempat rekreasi ini berada di perkebunan teh PTP Nusantara VIII, salah satu kebun teh tertua di Pulau Jawa, 7,2 Km dari Jalan Raya Cipanas-Cianjur. Ada Camping Ground dan Guesthouse. Untuk reservasi: 0263-261724. GPS: S6.79851 E107.04196 (navigasi.net).

    Perkebunan Teh Panyairan
    Tempat berlibur Perkebunan Teh Panyairan ini terletak di Jl. Raya Campaka, Kecamatan Campaka dan Sukanagara, 35 km dari Kota Cianjur, penghasil Teh Hitam CTC milik PTP Nusantara VIII yang luasnya mencapai 1.000 ha, dengan ketinggian rata-rata 800-1100 dpl.

    Taman Bunga Nusantara
    wisata Taman Bunga Nusantara adalah tempat wisata bertema tamaN Bungan yang memiliki luas sekitar 35 ha di Jl. Mariawati Km. 7 Desa Kawung Luwuk, Cipanas, Cianjur, dengan ragam koleksi bunga tropis lokal maupun dari mancanegara, dicapai dengan melewati Puncak Pass, belok kiri ke arah Perumahan Kota Bunga, sejauh 9 km.

    Arena Fantasi Taman Bunga
    wisata Arena Fantasi Taman Bunga terdapat di Villa Kota Bunga, Puncak Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Cianjur, berupa arena bermain anak & keluarga.

    Danau Sejuta Pesona
    objek wisata bertema danau ini terletak di Kota Bunga, dengan berbagai macam permainan seperti castle, bumper boat, bumper car, gurita, mandi bola, magic ring, welly the whale, fantasy walk, the wild west, venture river, live music dan fun game.

    Curug Citambur
    wisata Arena Fantasi Taman Bunga terletak di Kecamatan Pagelaran, 65 Km dari Kota Cianjur, dengan ketinggian curug mencapai 40 meter.

    Danau Leuwi Soro
    Okjek Wisata Arena Fantasi Taman Bunga berada di Kecamatan Pagelaran, sekitar 65 Km dari Kota Cianjur.

    Kerajinan Kuningan Lampu
    Kerajinan Kuningan Lampu berada di Kampung Gentur, Desa Lambudipa, Kecamatan Warungkondang, Cianjur. Lentera Gentur dibuat dari kuningan dan bahan kaca berwarna dengan desain yang artistik.

    Gunung Gede
    Tempat wisata Gunung Gede ini sangat cocok untuk dijadikan tujuan treking dan berkemah . Dari puncak Gunung Gede bisa melihat Kota Cipanas, Sukabumi, Bogor, dan Cianjur. Pintu gerbang bagi para pendaki ada di Kebun Raya Cibodas.

    Kebun Raya Cibodas
    Tempat Wisata Kebun Raya Cibodas terletak di Jl. Kebun Raya Cibodas, Cipanas, Cianjur, dengan area seluas 125 ha dan ribuan koleksi tanaman kebun, anggrek, kaktus, paku-pakuan, sukulen, lumut, dan tanaman Obat; ada Air Terjun Cismun.

    Kerajinan Keramik
    wisata cianjurWisata Cianjur di Kecamatan Ciranjang di satu sentra produksi dan satu unit usaha oleh beberapa orang pengrajin.

    Makam Dalem Cikundul
    Tempat Wisata Makam Dalem Cikundul terletak di Bukit Cijagang, Kampung Majalaya, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon, 17 km dari Kota Cianjur, dengan luas 300 m2 di atas sebuah bukit dengan mendaki 200 anak tangga.

    Itulah beberapa tempat-tempat wisata di Cianjur yang bisa di informasikan saat ini.. Semoga bermanfaat.
  • Tempat Wisata Cirebon : Setelah beberapa hari lalau saya memberikan beberapa informasi seputar tempat wisata Tasikmalaya dan juga tempat wisata Ciamis,maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba kembali untuk sedikit menginformasikan tentang tempat wisata yang masih ada di provinsi Jawa Barat yang terletak di Cirebon.

    Kota Cirebon adalah merupakan sebuah kota yang berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota Cirebon terletak di pesisir utara Jawa atau yang dikenal dengan jalur pantura yang menghubungkan Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya.

    Berikut ini adalah beberapa objek wisata atau tempat rekreasi yang bisa anda kunjungi di Cirebon Jawa barat.


    Keraton Kanoman.


    Objek wisata ini berjarak 600 meter ke arah utara. Akses jalannya harus melalui pasar tradisional yang mengasyikan untuk berbelanja oleh-oleh Cirebonan, sehingga wisatawan yang senang membeli oleh-oleh tidak perlu jauh-jauh mencari toko oleh-oleh, karena segalanya telah tersedia di dalam pasar tersebut. Kraton Kanoman adalah hasil dari pemekaran Kraton Pakungwati setelah Panembahan ratu II alias Pangeran Mas Karim wafat pada tahun 1677 masehi, atas kesepakatan dan kemufakatan melalui kebijakan Sultan Banten, Pangeran Ageng Tirtayasa, maka Kraton Kasepuhan bagi PR Samsudin Martawijaya sebagai Sultan Sepuh I, dan Kraton Kanoman dengan PR Muhammad Badridin Kartawijaya sebagai Sultan Anom!. Pelantikan keduanya terjadi pada tahun 1678.


    KERATON KACIREBONAN
    Keraton ini didirikan pada tanggal 1800, KERATON KACIREBONAN banyak mengoleksi benda-benda peninggalan sejarah seperti Keris Wayang dan juga perlengkapan Perang, Gamelan dan masih banyak lagi. Kraton ini terletak di daerah kelurahan Pulasaren Kecamatan Pekalipan, yakni berjarak 1 Km sebelah barat daya dari Kraton kasepuhan dan + 500 m senelah selatan Kraton Kanoman. Kraton Kacerbonan sebenarnya merupakan sempalan atau pemekaran dari Kraton Kanoman.

    Pemekaran itu terjadi setelah Sultan anom IV yakni PR Muhammad Khaerudin wafat, Putra Mahkota yang seharusnya menggantikan tahta diasingkan oleh Belanda ke Ambon karena dianggap sebagai pembangkang dan membrontak belanda. Ketika kembali dari pengasingan tahta sudah diduduki oleh PR. Abu sholeh Imamuddin. Atas dasar kesepakatan keluarga, akhirnya PR Anom MAdenda membangun Istana Kacerbonan, kemudian muncullah sultan Carbon I sebagai Sultan Kacerbonan pertama.

    KERATON KASEPUHAN
    Keraton ini ddibuat pada tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II yaitu (cicit dari Sunan Gunung Jati) yang menggantikan tahta dari Sunan Gunung Jati pada tahun 1506, beliau bersemayam di dalem Agung Pakungwati Cirebon.

    Keraton ini konon dnamanya adalah Keraton Pakungwati, sedangkan Pangeran Mas Mochammad Arifin bergelar Panembahan Pakungwati I. Dan sebutan Pakungwati berasal dari nama Ratu Dewi Pakungwati binti Pangeran Cakrabuana yang menikah dengan Sunan Gunung Jati. Klalu diperluas dan diperbaharui oleh Sunan Gunung Jati pada tahun 1483 M.Kini, Keraton Kasepuhan sangat potensial sebagai objek wisata, baik sebagai wisata sejarah maupun wisata budaya, sebagai situs sejarah dan situs budaya dengan nilai estetika religius yang tinggi. Lokasi kraton Kasepuhan terletak di Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon.

    Gedung Gereja Santo Yusuf
    wisata Gedung Gereja Santo Yusuf berada di Jl. Yos Sudarso yang merupakan salah satu gedung tua yang ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya Kota Cirebon.

    Gedung Stasiun Kereta Api Kejaksan
    Wisata Gedung Stasiun Kereta Api Kejaksan lokasinya berada di Jl. Kejaksan, merupakan tempat wisata gedung tua Cirebon yang dibangun pertama kali pada 1911.

    Kelenteng Bun Sang Tong
    wisata Kelenteng Bun Sang Tong Cirebon ini terletak di Jl. Winaon no.26 / 69, yang merupakan salah satu kelenteng paling ramah yang pernah saya kunjungi, dan memiliki ciri yang khas.

    Kelenteng Kongcu Bio
    Tempat wisata Kelenteng Kongcu Bio Cirebon ini berada di Jl. Talang No. 2 yang letaknya sangat dekat dengan Gedung BAT, serta beberapa gedung tua lainnya di kota Cirebon.

    Klenteng Tiao Kak Sie
    wisata Klenteng Tiao Kak Sie Cirebon ini terletak di Jl. Kantor No. 2, Kampung Kamiran, Cirebon, di sebelah kiri Gedung Bank Mandiri, dan di seberang kanan Gedung BAT Cirebon.


    Makam Keramat Ki Buyut Trusmi
    Makam Keramat Ki Buyut Trusmi terletak di Cirebon tepatnya di Kampung Dalem, Desa Trusmi Wetan, Weru, yang letaknya tidak seberapa jauh dari Toko Batik Trusmi Cirebon Jaya Abadi.

    Makam Ki Gede Gamel
    Makam Ki Gede Gamel terletak di Desa Gamel, Plered, yang terlewati dalam perjalanan dari Makam Sunan Gunung Jati menuju daerah sentra Batik Trusmi.

    Nah mungkin hanya itulah beberapa tempat rekreasi di Cirebon atau tempat berwisata di Cirebon yang bisa saya sampaikan kali ini.
  • Berikut dibawah ini adalah beberapa daftar tempat wisata ciamnis atau objek wisata di ciamis Jawa Barat :!!!

    Pangandaran Waterpark
    Pantai Batu Karas
    Pantai Batu Hiu
    Karangkamulyan
    Goa Donan Ciamis
    Curug Tujuh Cibolang
    Citumang
    Cagar Alam Pananjung

      Pangandaran Waterpark

      adalah tempat wisata terpopuler di Kabupaten Ciamis,dimana lokasi objek wisata ini terletak sebelah timur jawa barat. Pantai ini dinobatkan sebagai pantai terbaik di Pulau Jawa menurut AsiaRooms. Selain dengan keindahan pantainya, paantai Pangandaran juga memiliki beberapa keistimewaan lainnya.

      Pantai Batu Karas

      adalah sebuah pantai yang menjadi tujuan utama para wisata di daerah pangandaran, Ciamis, Jawa Barat.Objek wisata yang satu ini merupakan perpaduan nuansa alam antara objek wisata Pangandaran dan Pantai Batu Hiu dengan suasana alam yang tenang, gelombang laut yang bersahabat juga pantainya yang landai membuat pengunjung betah

      Pantai Batu Hiu

      merupakan salah satu tempat pariwisata yang berada di kota Ciamis. Batu hiu berjarak sekitar 14 km dari pangandaran sebagai objek wisata pilihan ketika anda datang ke Pangandaran. Pantai ini berada di Desa Ciliang Kecamatan Parigi, kurang lebih 14 km dari Pangandaran ke arah Selatan. Memiliki panorama alam yang sangat indah. Dari atas bukit kecil yang ditumbuhi pohon-pohon Pandan Wong, kita menyaksikan birunya Samudra Indonesia dengan deburan ombaknya yang menggulung putih

      Karangkamulyan ini terletak Kecamatan Cijeungjing, 16 km sebelah timur Ciamis. Jejak peninggalan legenda Ciung Wanara, anak Sanghyang Permanadikusumah.

      Goa Donan merupakan sebuah goa yang berada di Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, sekitar 72 km dari Ciamis. Sebuah gua alam sepanjang 500 meter, dengan lorong yang lebar dan bentuk karang yang unik

      Curug Tujuh Cibolang merupakan sebuah objek Wisata yang terletak di Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu, sekitar 35 km dari Ciamis arah ke utara.

      Citumang ini terletak di Desa Bojong, Parigi, 13 km sebelah timur Pangandaran, dengan aliran sungai yang keluar dari goa yang jatuh membentuk curug; di balik curug ada goa lain yang cukup panjang

      Cagar Alam Pananjung ini berada di Desa Pananjung Pangandaran dengan koleksi flora fauna langka, gua alam, Gua Jepang, mata air Rengganis dan Pantai Pasir Putih.
    1. Berikut dibawah ini adalah informasi tentang tempat wisata yang berada di kabupaten Tasikmalaya :
      Masjid Agung Manonjaya
      Makam Syeh Abdul Muchyi
      Kampung Naga
      Jembatan Kuno Cirahong
      Gunung Galunggung
      Gua Daha
      Curug Dengdeng
      Curug Citiis
      Batu Pancangkeupan
      Cipanas Cipacing


        Masjid Agung Manonjaya 12 km dari pusat kota, dibangun pada 1834 oleh R.T. Danuningrat di masa Kerajaan Sukapura, cikal bakal Tasikmalaya.

        Makam Syeh Abdul Muchyi adalah tempat ziarah berupa gua dan makam di Desa Pamijahan, Kec Bantarkalong, 65 Km dari pusat Kota Tasikmalaya. Konon Syeh Abdul Muchyi adalah murid Syeh Abdul Khodir Jaelani.

        Kampunbg Nagaini terletak di Desa Neglasari, Kec Salawu, 30 km dari Kota Tasikmalaya berupa permukiman tradisional Sunda, dicapai dengan menuruni 360 anak tangga berkelok hingga ketepi sungai Ciwulan dengan kemiringan 45 derajat.

        Jembatan Kuno Cirahong merupakan sebuah objek wisata yang terletak di Kec Manonjaya yang didirikan oleh Belanda pada tahun 1893, berfungsi sebagai jembatan kereta api di bagian atas, dan bagian bawahnya bisa dilewati oleh kendaraan seukuran minibus, melintang 75 m di atas Sungai Citanduy.

        Gunung Galunggung adalah sebuah objek wisata bertema alam yang terletak di Kec Sukaratu, 20 km Kota Tasikmalaya, dengan pemandian air panas Galunggung. Dari air panas ini pejalan bisa menuju ke kawah Gunung Galunggung sejauh 3 km

        Gua Daha ini di Desa Cikalong, Kec Sodonghilir, 50 km dari Kota Tasikmalaya, ada Makam Syekh Tubagus Anggarriji, murid Syehk Abdul Muchyi Pamijahan.

        Curug Dengdeng merupakan objek wisata bertema alam air terjun yang berada di Sungai Cikembang, Dusun Sangkali, Desa Cogreg, Kec Cikatomas, berupa air terjun bertingkat tiga dengan ketinggian 13m, 11m dan 9 m, ditempuh selama 1 jam dengan berjalan kaki dari Dusun Tawang.

        Curug Citiis adalah salahsatu dari beberapa objek wisata bewrtema air terjun yang terdapat di Desa Padakembang, Kec Padakembang, 20 km dari Kota Tasikmalaya, airnya sangat dingin terutama pada sore hari; ada makam Eyang Prabu Semplak Waja, Eyang Tajimalela dan Eyang Susuk Tunggal.

        Batu Pancangkeupan ini merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Tasikmalaya

        Cipanas Cipacing terletak di Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, 23 km dari pusat kota Tasikmalaya, dengan bak rendam dan kolam renang air panas yang bisa membantu menyembuhkan penyakit kulit.
      1. Situ Bagendit merupakan sebuah tempat rekreasi yang cukup terkenal di daerah Garut,Jawa Barat.Dimana tempat wisata atau tempat berlibur bersama keluarga ini terletak di desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi kabupaten Garut,Jawa Barat.

        Tak jauh dari namanya,tempat ini merupakan sebuah objek wisata bertema wisata alam berupa danau yang memiliki keindahan yang luar biasa.

        Di tempat ini.pengunjung dapat melakukan Aktivitas wisata seperti menikmati pemandangan, mengelilingi danau dengan menggunakan perahu atau lebih populernya lagi jika di Garut disebut rakit. Selain itu,ditempat ini juga pengunjunbg sangat mungkin untuk melakukan kegiatan rekreasi keluarga, menikmati pemandangan serta kegiatan bersepeda air.

        Objek dan daya tarik wisata alam Situ Bagendit memiliki kualitas lingkungan, kebersihan dan bentang alam dalam kondisi yang baik. Bangunan-bangunan yang terdapat di kawasan, baik yang permanen maupun semi permanen, dalam kondisi terawat baik. Di kawasan ini terdapat pencemaran sampah dan vandalisme berupa coretan di bangunan dan pohon. Visabilitas di kawasan ini sedikit terhalang, tingkat kebisingan yang sedang dan terdapat rambu iklan.

        Jarak kawasan wisata Situ Bagendit ini dari pusat kota Garut yaitu 4 km. Terdapat angkutan umum berupa angkot jurusan Terminal Guntur-Kp.Mengger dan Garut-Limbangan .Kualitas pemandangan dan tingkat keamanan sepanjang jalan di kawasan objek dan daya tarik wisata ini cukup baik.

      2. Jelajah Sentra Kerajinan Jaket Kulit Asli Garut

        Jelajah Sentra Kerajinan Jaket Kulit Asli Garut

        Jelajah Garut .. Kota Garut selama ini hanya identik dengan camilan dodol Garut. Padahal, Garut juga punya sentra kerajinan jaket kulit di Sukaregang. Jaket kulit ini istimewa, karena dari kulit domba asli.

        Garut adalah salah satu produsen jaket kulit terbaik di Indonesia. Produk jaket kulit di Garut dihasilkan dari pusat peternakan domba yang tersebar di seluruh Kabupaten Garut.


        Jika Anda tertarik dengan jaket kulit ini, datang saja ke sentra kerajinan jaket kulit Garut, di Sukaregang. Letaknya tak jauh dari pusat Kota Garut. Sentra kerajinan jaket kulit ini sudah cukup terkenal, bahkan sampai ke mancanegara. Ini bisa dilihat dari banyaknya produk jaket kulit Garut yang diekspor ke luar negeri. Desain dan motif yang digunakan pada jaket kulit Garut sangat beragam dan modern. Tidak monoton itu-itu saja, jadi selalu menarik untuk dilihat dan dibeli.

        Saat memasuki kawasan Sukaregang, Anda akan melihat ada banyak jejeran toko yang menjual jaket kulit. Mulai jaket laki-laki, perempuan, dewasa dan anak kecil ada di sini. Model yang ditawarkan pun bervariasi. Pasti membuat pengunjung bingung untuk memilih.

        Masuklah ke dalam toko dan Anda pun bisa melihat aneka barang dari kulit yang dijual. Ternyata, Sukaregang tidak hanya menjual jaket kulit, tetapi juga barang lain seperti tas kulit. Nah, untuk yang senang mengoleksi topi, lengkapi koleksi Anda dengan membeli topi kulit asli buatan Sukaregang.

        Aneka produk buatan Sukaregang baik jaket atau pun aksesoris lainnya memang 100 persen  kulit asli, soal harga tergantung jenis barang, ketebalan, dan modelnya. Sebagai contoh, untuk aksesoris seperti tas dari kulit dikenai harga mulai dari Rp 80.000.
         
         ..
        Untuk jaket, ada pilihan unik yang bisa dicoba yaitu jaket yang terbuat dari sisa-sisa potongan kulit. Jaket tipe ini dikenai harga mulai Rp 650.000. Beda ketebalan, beda harga tentunya. Untuk jaket yang tebal dan menutup seluruh tubuh, bisa dikenai harga Rp 700.000-2.000.000. Ya, harganya memang bervariasi, tergantung dari model, ketebalan jaket, dan tentu saja kemampuan menawar Anda.

        Selain toko yang menjual kerajinan jaket kulit, Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan jaket kulit. Mulai dari kulit yang baru dikuliti, hingga proses penjahitan bisa pengunjung saksikan.

        Ya, Anda memang bisa melihat pembuatan secara langsung karena industri jaket kulit di sini merupakan industri rumahan. Kemampuan produksi rata-rata tiap produsen mencapai 2.000 jaket per bulan. Wow! Sumber
      3. Oleh : Mia Winarti Syaidah
        Oleh : Mia Winarti Syaidah

        Jelajah Garut . Jika kamu, mengukuhkan diri sebagai seorang Priyai Indonesia yang ternyata suatu hari ditakdirkan mampir ke Garut, lalu setelah sampai mencari makanan siap saji, seperti junkfood, franchise atau makanan delivery order ala turis.

        Sepertinya harus berfikir ulang tentang integritas diri sebagai orang Indonesia.

        Sejenak, coba introspeksi diri. Seberapa dalam kamu memahami toleransi terhadap keragaman makanan di seantero Indonesia ini. Selain banyak pulau, Indonesia juga tersohor kulinernya yang sangat beragam, tak terkecuali kota kecil seperti Garut.

        Memesan makanan ala bule di kota yang masih ranum seperti Garut, tak ubahnya pelecehan terhadap kekayaan budaya yang menjadi bagian dari identitas rakyatnya.

        Dan jika tetap ngotot dengan keinginan itu, jangan marah jika dikategorikan sebagai tiran, yang menjadi sesosok tubuh tanpa indentitas.

        Menurut aktor Butet Kartaredjasa, perkara memangsa dan memanjakan lidah ini, bukan sekedar urusan mengganjal perut. Bukan pula sekedar energi penganjal tubuh. Tetapi lebih dari itu, perkara kuliner hendaknya difahami sebagai sebuah pencapaian kebudayaan.

        Karena disana kecerdasan meracik bumbu memilih bahan baku hewani, memadukan dengan sayur mayur dan memformulasikannya dengan rempah-rempah alami, usaha ini harus diartikan sebagai ikhtiar menemukan titik puncak kelezatan.

        “Dan pastilah pencapaian demi pencapaian yang berujung menjadi resep-resep masakan lokal itu, telah melewati berbagai eksperimentasi teruji waktu. Inilah sebuah tindakan kebudayaan yang bergerak dengan alamiah,” ujarnya, dalam artikel ditulis di majalah Gong edisi 104/IX/2008.

        Berjalanlah dulu di Jl. Ahmad Yani. Disana jika pagi hari tiba, nongrong berbagai gerobak dan tenda-tenda kecil menyajikan makanan ringan dan pas buat sarapan pagi, sepeti bubur ayam dibandrol Rp5 ribu per mangkuknya. Atau yang suka makanan berkuah, boleh nyoba lontong dengan kuah daging kari (Lengko) dan soto ayam dengan harga Rp4 ribu per mangkok.

        Bagi yang senang makanan yang pasti, jangan kecewa dahulu, di Jl. Ahmad Yani ini ada juga nasi kuning dan nasi tutug oncom dengan aneka lauk menggugah selera.

        Sore hari, tak kalah mengenyangkan.

        Setelah puas jalan-jalan menikmati hiruk pikuk kota Garut, jangan langsung pulang. Karena menjelang sore lidah bakal dimanjakan makanan lesehan dengan bumbu dapur dan lalapan khas Sunda.

        Sembari rehat bisa nongrong menikmat hidangan di Pasar Ceplak. Dari namanya kebayang kan kalau jalan itu isinya makanan bakal bikin lidah ngiler.

        Menu-menu yang bisa dipilih makanan penyetan seperti ayam goreng dan ayam bakar dibandrol mulai Rp10 ribu sampai Rp15 ribu, bahkan makanan ringan, mulai gorengan, onde, es goyobod, roti bakar sampai martabak manis dan bakso pun harganya dijamin nggak bakal bikin kantong seret.

        Berjalan sedikit ke arah kantor post bakal mendapati makanan legendaris dari Garut. Penasaran?

        Apalagi kalau bukan, “Coooolenak beuleum peuyeum digulaan, dicocoool enak bari peureum duduaan….~..,” tuh ada lagunya.

        Yap Colenak. Makanan tradisional yang tidak asing lagi bagi lidah orang Sunda ini telah menjadi makanan legendaries di Garut.

        Rasanya yang sederhana membuat colenak tak banyak menuntut lidah orang asing untuk merasakan kenikmatannya.

        Perpaduan tape singkong dibakar, kemudian ditaburi gula jawa bercampur kelapa dan taburan kacang itu. Membayangannnya saja lidah pasti sudah langsung akrab.

        Colenak memang jauh dari perpaduan toping makanan modern, seperti keju, mayones atau selai kacang yang biasa ada di dalam makanan siap saji ala bule. Tapi karena itu nilai lokalitas yang ada didalamnya membaut colenak tak hengkang dimakan waktu.

        Contohnya pak Amat (45). “Saya udah jualan sejak tahun 90-an itupun menggantikan bapak saya,” ujar bapak owner Colenak Madurasa ini.

        Dalam sehari, pak Amat menjual sebanyak 35 kilogram colenak. “Kalau habis, saya bisa membawa uang sekitar 100 ribuan,” ujar bapak dua anak ini.

        Untuk urusan harga, jangan khawatir sebungkus colenak hanya Rp3 ribu.

        Nah sekarang, nggak perlu bingung dan ngotot lagi buat nikmatin makanan diinginkan bukan? ujarnya. *****(garutnews ).
      4. Tempat Wisata Pantai Rancabuaya terletak di Daerah Garut Selatan.Pantai ini memiliki batu-batu karang besar dan langsung berbatasan dengan Samudera Hindia sehingga memiliki ombak yang sangat besar.

        Area Pantai Rancabuaya Garut mempunyai dua buah villa milik mahasiswali dan dosen ITS, dan 4 buah penginapan dalam kondisi yang baik, 40 buah kios dengan kondisi baik, dan sebuah tempat parkir seluas 3 ha yang dapat menampung 100 bus, kondisinya masih dalam pembangunan dengan lapisan permukaan tanah dan vegetasi peneduh memadai.

        Pantai ini memang kurang promosi sehingga kurang begitu terkenal. Tapi pantai ini memiliki potensi wisata yang cukup besar yaitu dengan adanya akses jalan yang cukup lancar dan mulus sehingga mudah dijangkau.
      5. Pantai Sancang nerupakan sebuah objek wisata bertema Pantai yang terletak di kawasan Garut selatan.Atau lebih tepatnya lagi berqerak 2 km dari pusat Kecamatan Pameungpeuk, 20 km dari kota Kabupaten Garut. dan 180 km dari Bandung.


        Jalan menunju ke Pantai Sancang adalah kelas jalan kecamatan dan dengan lebar jalan 3 m, dan jalan desa selebar 2,5 m, serta jalan setapak (foot trail) selebar 0,5 m.

      6. Wisata kita kali ini masih menelusuri lokasi wisata yang terletak di kawasan  Garut Selatan,Jawa Barat.Setelah kemarin kita membicarakan pantai Santolo,maka topik yang akan dibahas pada malam ini masih seputar pantai,yang mana pantai Sayang Heulang ini lokasinya masih berdekatan dengan Pantai Santolo.

        Objek Wisata pantai Sayang Heulang ini terletak di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk,Garut Jawa Barat.


        Kondisi pesisir yang masih bersih menunjukan bahwa kualitas kebersihan dan lingkungan di sekitar wisata ini bisa dikatakan baik. Status kepemilikan berada ditangan Polisi Air dan Udara, pada waktu-waktu tertentu pantai tersebut dijadikan tempat latihan tentara.

        Konfigurasi umum lahan berupa dataran dengan kemiringan curam pada daerah sekitar pantai dan stabilitas tanah yang baik. Kondisi perairan berwarna berwarna hijau kebiru-biruan dengan bau normal, temperatur normal, rata-rata tinggi gelombang 2 - 3 meter.

        Di pantai ini terdapat fasilitas olahraga berupa lapangan voli yang kondisinya cukup baik, tempat penyewaan, 1 buah musholla dan fasilitas transportasi menuju kawasan.

      Comments

      The Visitors says