Panorama Wisata

welcome to our blog

We are Magcro

Footer Widget 3

Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 1

Followers

Footer Widget 2

AIR KRAN SIAP MINUM

Labels

Pages

Blogger news

Download

BTricks

BThemes

Recent Posts

Pages - Menu

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio



  • Jalan menanjak dan berkelok-kelok dengan melintasi deretan pegunungan dan lembah yang indah bak lukisan alam, akan mengantarkan Anda ke Sebuah hutan Wisata di kota Malino. Kawasan wisata Malino terletak di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Malino berada 90 km di sebelah timur kota Makassar. Jalanannya beraspal halus, berliku dan mendaki menyusuri kaki Gunung Bawakaraeng,Dari Makassar waktu tempuh ke Malino adalah sekitar 2 jam dengan naik kendaraan.

    Kawasan Hutan Wisata Malino merupakan salah satu objek wisata alam yang luar biasa indah dengan panorama alam yang menakjubkan. Dataran tinggi Malino memiliki ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut yang ditumbuhi oleh deretan pohon pinus yang rimbun dan kokoh. Karena kesegaran udara dan pemandangannya yang cantik ini, Malino ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Anda yang juga ingin berkunjung ke Malino jangan lupa untuk membawa baju hangat karena udara di kawasan ini tergolong dingin.

    Kawasan Hutan Wisata Malino
    Jika Hutan Wisata Malino dilihat dari udara maka akan tampak aliran Sungai Jeneberang yang mengalir dari Gunung Bawakaraeng menuju Makassar. Tampak pula aliran sungai yang melebar menjadi seperti genangan air yang luas. Itu tidak lain adalah Bendungan Bili-bili. Bendungan ini tampak bersebelahan jalanan berliku yang tadi dilewati. Rute perjalanan hanya ada satu poros jalan yaitu dari Makassar menuju ke Malino hingga ke arah Sinjai. Di Malino Anda dapat melihat keindahan alam yang masih alami dengan berbagai macam pepohonan, bunga-bungaan, dan sayuran yang segar menghijau. 

    Hutan wisata Malino, walaupun belum terkenal di luar daerah sulawesi selatan namun Malino sangat potensial menjadi kawasan wisata unggulan nusantara. Sebelum muncul nama Malino, dulu rakyat setempat mengenalnya dengan nama kampung ‘Lapparak’. Laparrak dalam bahasa Makassar berarti datar, yang berarti pula hanya di tempat itulah yang merupakan daerah datar, diantara gunung-gunung yang berdiri kokoh.

    Kawasan Hutan Wisata Malino
    Di sekitar Hutan Wisata Malino juga terdapat beberapa air terjun yang bisa Anda kunjungi. Untuk mencapai air terjun ini Anda bisa menyewa kuda yang banyak disewakan oleh penduduk setempat. Ada pula beberapa hotel dan vila yang bisa Anda sewa jika ingin melihat keindahan tempat wisata ini lebih lama lagi. Tak jauh dari hutan wisata Malino. Terdapat pasar wisata Malino. Disini dijual beraneka rupa produk hasil Malino, sayur-mayur, buah-buahan dan yang terkenal tenteng kacang dan tenteng markisa Malino, adapun handycraft yang bisa dibawah pulang adalah kembang Edelweys yang diambil langsung dari puncak gunung Bawakaraeng. Dan sekarang sudah dijual dipasar ini baju kaos yang bercorak khas Malino hasil kreasi dari anak-anak muda kreatif Malino.

    Di pinggir kota Malino, di Jalan Pendidikan di antara deretan pepohonan pinus Taman Wisata Alam Malino, terbuka areal seluas satu hektar. Di areal ini biasa digunakan oleh Parabus Malino Adventure Tour and Outbond untuk menyelenggarakan kegiatan outbond. Umumnya pesertanya berasal dari kalangan karyawan perusahaan dalam rangka membangun semangat kerja atau pun kepemimpinan yang dikemas dalam bentuk permainan tematik yang lucu dan menantang. Dan terbuka pula untuk kalangan lainnya dengan sistem pemesanan dalam rombongan wisata. Kalau Bandung terkenal dengan julukan “Kota kembang”, maka Malino dapat disebut sebagai “Kota Bunga di Sulawesi Selatan”. Julukan ini muncul karena banyak species bunga yang tumbuh di Malino. Hasil penelitian Gerard Van Went Gerard (2007) dari lembaga penelitian asal Belanda pada “Programme Uitzending Managers” (PUM), menyatakan bahwa sekitar 60% bunga yang tumbuh di Belanda juga terdapat di kawasan Malino dan sekitarnya. Bunga yang terkenal di antaranya adalah anggrek dan eidelwis yang banyak dijajakan pedagang kaki lima di Malino. Di daerah Kanreapia, sekitar 8 km ke arah timur kota Malino, kebun-kebun hortikultura milik warga setempat berjajar rapi jalur-jalur tanaman wortel, tomat, kentang, kubis, vetsai, bawang dan sebagainya.

    Kawasan Hutan Wisata Malino
    Sebagai oleh-oleh bagi dapur sehat, sayur mayur ini dapat dibeli di pasar kota Malino dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan di Makassar. Perubahan nuansa lingkungan yang drastis dari hiruk pikuk kota ke kesejukan yang menenangkan, dari kota pantai yang panas ke pegunungan yang dingin yang berkabut, dipercaya mampu memberikan variasi dalam rutinitas kehidupan, menyegarkan kembali suasana hati. Seeing is believing. Dan ketika makin banyak orang yang menyukainya, maka membebaskan diri sejenak ke alam bebas telah menjadi momentum kecil yang selalu dinantikan. Selain itu, Sebenarnya masih banyak tempat wisata Malino yang menarik lainnya, diantaranya Lembah Biru, wisata kuliner dengan menu ikan bakar, Pesanggrahan Malino yang legendaris, gedung bekas Konferensi Belanda , pabrik pengolahan Jamur dan Sereh, rumah adat (balla lompoa) di Bulutana, wisata mendaki ke puncak gunung Bawakaraeng. Buat yang ingin berwisata ke Malino, silahkan berkunjung ke sana, dengan ramah penduduk disana akan menerima Anda. Di samping Malino Anda juga dapat mengunjungi:

    2. Wisata budaya di Toraja
    4. Wisata Menyelam di Taka Bonerate Selayar
    5. Kota Anging Mamiri Makassar

    dan banyak lagi tempat-tempat wisata lainnya di Sulawesi Selatan.
    (dikutip dari berbagai sumber)




  • Wisata Air Terjun Liawan
    Jika anda ingin berwisata ke Sulawesi barat, maka Air Terjun Liawan merupakan objek wiasata disini yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Air terjun ini terletak di Sumarorong (sekitar 1.8 KM dari pusat kota Sumarorong ke arah sebelah timur), Kabupaten Mamasa, Popinsi Sulawesi Barat, berjarak sekitar 6KM dari jalan poros Mamasa – Polewali.

    Wilayah Kabupaten Mamasa berada di atas pegunungan yang masih hijau. Beberapa suku terkenal juga tinggal di kawasan itu, di antaranya suku Toraja, Mandar, Bugis, dan Makassar. Daerah yang luasnya mencapai 2.759,23 km2 itu ternyata menyimpan potensi wisata yang menggiurkan. Tak terkucuali dengan potensi Objek Wisata Air terjun Liawan.

    Dari kejauhan pengunjung akan melihat seperti suatu aliran berwarna putih yang terus mengalir membelah kehijauan pepohonan di sekitarnya, membuat Anda segera bergegas seolah tidak sabar merasakan kesegaran dan kesejukan air terjun Liawan. Dan benar, begitu Anda tiba di hadapan air terjun yang ternyata besar dan luas, maka percikan-percikan air terjun yang membentur danau dan batu di bawahnya, memberikan percikan kesegaran bagi Anda. Ada bisa puas berenang atau sekedar mandi, menikmati kesegaran sang air. Atau Anda sekedar ingin mencoba melompat dari atas tebing air terjun, menghujam deras menembus kumpulan air di bawahnya.  Dan dari jarak masih relatif cukup jauh, pengunjung sudah bisa merasakan kesejukan dari percikan-percikan halus bak embun dari Air Terjun ini.

    Lokasi di sekitar air terjun Liawan ini tidak hanya sekedar menikmati air terjun. pengunjung pun dapat menikmati saat santai dan tenang bersama keluarga atau teman-teman, karena di dekat air terjun ada beberapa bangunan seperti dangau tempat duduk-duduk dan bersantai, sambil menikmati suasana alamnya yang hijau dan menyegarkan.

    Kalau mau menginap, di lokasi ini juga ada 5 bangunan pondok penginapan, apalagi jika Anda mengadakan acara kolektif seperti api unggun, outbound, retreat atau acara lainnya yang membutuhkan pengenalan dan persahabatan dengan alam.

    bagi anda yang ingin bertandang ke Sumarorong, Sebagai informasi udara di Sumarorong cukup dingin, karena berada  pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara sekitar 17 derajat celcius. Karcis masuk ke lokasi ini adalah Rp. 3.000/orang/satu kali kunjungan.

    Untuk mencapai Mamasa-Sumarorong ini, Anda dapat menggunakan kendaraan umum (bus/minibus/panther), bisa dari Mamuju, ibu kota propinsi Sulawesi Barat, atau melalui Makassar, Sulawesi Selatan. Jaraknya hampir sama, ditempuh sekitar 10 jam, biaya kendaraan pun sama sekitar Rp. 100.000,-. Jadi, jangan lewatkan kesegaran air terjun Liawan saat Anda berkunjung ke Sulawesi Barat. (Vibizlife.com, dll)





  • Wisata Air terjun Sambabo

    Air terjun Sambabo tepatnya terletak di Desa Ulumambi Kecamatan Bambam. Air terjun yang berasal dari kata Samba dan Botto ini berada pada ketinggian 400 meter dan berada sekitar 10 kilometer dari Kota Mamasa atau sekitar 300 kilometer dari Kabupaten Polewali Mandar. Air terjun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi propinsi sulawesi tenggara, karena air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di Pulau Sulawesi.

    Air terjun Sambabo memiliki keindahan yang cukup menakjubkan tak hanya bagi wisatawan lokal bagi para tapi juga untuk wisatawan mancanegara. Air terjun bertingkat-tingkat dan terletak di tempat yang cukup tinggi ini mampu menjadi daya pikat, bahkan ada diantara para wisatawan asing yang menganggap bahwa keindahan Air Terjun Sambabo tidak kalah hebatnya dengan air terjun Niagara di Amerika. Kemegahan tidak hanya berpusat di Air Terjun Sambabo saja, alam sekelilingnya pun menarik, terpampang di lereng pegunungan dan berada di antara batu-batu besar, juga dihiasi dekorasi hutan alami yang mengelilingi air terjun. Untuk mencapai Air Terjun Sambabo, terlebih dahulu kita harus melewati jembatan gantung, tentu ini akan menjadi sesnsasi tersendiri, lalu mendaki lembah sekitar 500 meter, dan kita juga akan lewati kebun kopi dan kakao.

    Seperti halnya tempat-tempat lainnya di Indonesia yang mempunyai cerita mitos, Air terjun Sambabo sendiri konon memiliki penjaga berupa burung raksasa yang menghuni gua batu dibalik derasnya air terjun , burung ini sekali keluar dalam setahun menjalajahi wilayah sekitarnya  sampai pantai barat Sulawesi diteluk Mandar Sehingga air terjun ini diberi nama samba botto disingkat Sambabo karena burung raksasa ini mengembarai wilayah luas dalam Bahasa Bambang “ Ussambai Botto “.

    Bagi Anda yang ingin berkunjung dan berasal dari Luar Sulawesi Barat, untuk sampai ke Air Terjun Sambabo, akses yang termudah hanyalah dari Makassar, Sulawesi Selatan. Ada transportasi udara dari Makassar menuju Bandar Udara Tampa Padang, Mamuju. Setelah itu, perjalanan bisa dilanjutkan ke Mamasa dengan menggunakan mobil sewaan atau angkutan umum. Setibanya di kota Mamasa, disarankan istirahat sejenak sebelum meneruskan perjalanan ke Kecamatan Bambam, tempat di mana obyek wisata air terjun Sambabo berada.

    Di kota Mamasa, banyak fasilitas yang disediakan untuk para wisatawan, diantaranya hotel, penginapan, restoran, rental mobil, hingga pusat penjualan oleh-oleh khas Mamasa. Oleh karenanya, sebelum mengunjungi Air Terjun Sambabo, alangkah baiknya kita bertandang ke kota Mamasa terlebih dahulu. Tapi yang sangat disayangkan adalah bahwa tempat seindah ini tidak terpublikasi dan diurus dengan profesional sehingga menjadi surga yang teraniaya.


  • Air Terjun Saluopa
    Air terjun ini biasa juga disebut dengan Air Luncur Saluopa Saluopa terletak di desa Tonusu atau sekitar 12 kilometer arah barat dari kota Tentena, ibukota Kecamatan Pamona Utara, atau 54 kilometer arah tenggara dari kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah. Karena keindahannya air terjun saluopa sudah cukup dikenal oleh wisatawan luar negeri maupun lokal. Dari Palu ke kota Tentena dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua dalam waktu sekitar 7-8 jam. Apabila sudah berada di Tentena dan ingin jalan-jalan ke Air Terjun Saluopa, Anda dapat menggunakan kendaraan bermotor. Kemudian, dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter.

    Menurut beberapa pengunjung, air terjun Saluopa merupakan air terjun yang terbaik di Indonesia. Namun sayangnya, air yang dahulu mengalir deras menutupi bebatuan di setiap tingkatan tersebut, kini debit airnya mulai berkurang.

    Air terjun Saluopa bersumber dari mata air yang mengalir dari puncak gunung dengan ketinggian 25 meter. Air terjun ini melewati batuan gunung sebanyak 12 tingkatan yang mengalir deras mengalir hingga ke tingkat paling bawah yang berakhir di sungai kecil Desa Leboni. Keunikan air terjun ini adalah adanya undakan batu-batu yang membentuk setiap tingkatan berupa sebuah kolam kecil. Tingkatan air terjun ini dapat dijelajahi atau didaki hingga ke tingkat teratas  karena tidak berlumut walaupun dibawah derasnya air.  Juga di bawah air terjun ini terdapat beberapa kolam dengan air yang sangat jernih.
    Air Terjun Saluopa
    Menurut catatan petugas jaga, jumlah pengunjung ke air terjun saluopa saat hari libur mencapai 200 orang lebih. Namun pengunjung terbanyak saat perayaan Tahun Baru yang mencapai 400 pengunjung. Bertambahnya pengunjung sudah tentu menambah pemasukan bagi Pemkab Poso yang menetapkan tiket masuk Rp 1.000 per orang.

    Selain itu, di tujuan wisata area air terjun saluopa yang terletak di perbukitan ini Anda juga dapat menikmati panorama alam berupa hutan tropis yang masih asri sambil menghirup udara yang segar. Walaupun Anda akan dihadapkan dengan mendaki hutan namun jalur trekking yang ada sudah disiapkan dengan baik. Namun beberapa bagian masih berupa tanah berbatu.

    Trekking ini akan menguras energi Anda untuk bisa mencapai titik paling atas air terjun ini. Namun, semuanya akan terbayarkan ketika Anda mendengarkan kicauan burung yang bertengger di atas pepohonan serta curahan air terjun Saluopa yang jernih. Bahkan terkadang di antara percikan air terjun terkadang muncul warna pelangi yang sangat indah dan mempesona. Anda dapat bermain-main air di atas bebatuan tersebut sambil berfoto-foto dengan latar belakang air terjun.
    Keindahan juga kita rasakan saat sebelum masuk ke area air terjun saluopa. Sekitar 500 meter dari area parkir. Menyusuri kebun coklat dengan jalan yang berliku. Terlihat juga kehijauan alam disekitarnya. Warna itu memberi aura tersendiri. Begitu kayanya Indonesia dalam balutan lebatnya hutan. Silahkan datang dan nikmati keindahan alam raya Indonesia.


  • Sensasi Petualangan ke Air Terjun Dwiwarna Sibolangit

    Air Terjun Dwiwarna Sibolangit - Pada artikel kali ini saya akan berbagi informasi mengenai tempat wisata air terjun yang cukup eksotis di daerah Sumatera Utara (Sumut). Air terjun ini bernama Air terrjun Dwi Warna, berada di bumi perkemahan sibolangit sekitar 1-2 jam waktu tempuh dari Medan ibukota provisnsi Sumut menggunakan kendaraan pribadi. Tapi sabar dulu, anda masih harus menempuh lagi dengan berjalan kaki sekitar 1, 5 jam dari bumi perkemahan tersebut. Dalam perjalanan anda akan ditemani pemandangan yang masih sangat ‘perawan’. Menyebrangi sungai yang jernih, udara segar, kicauan burung, bunyi gemercik air, itulah “pacar” yang akan selalu menemani anda selama perjalanan yang meletihkan.
    Pada beberapa spot terdapat daerah yang curam. Untuk turun dapat menggunakan tali yang sudah disediakan disitu. Perjalanan tidak akan begitu sulit karena mungkin sudah sering dilalui oleh manusia sehingga jalan menuju air terjun tidak begitu menjadi hambatan. Hanya saja karena perjalanan terus mendaki maka energi anda akan cepat terkuras. Kenikmatan terasa di dalam hutan sambil memperhatikan berbagai spesies yang ada di dalam hutan menuju dwi warna tersebut.
     Aliran sungai dari air terjun dwi warna akan kita lewati sebelum sampai ke tujuan. Dari sungai tersebut banyak terdapat batu-batu besar yang membantu anda untuk melewati sungai. Dinginnya air sungai tersebut dapat sejenak mengisyaratkan kita beristirahat sambil menikmati keindahan sungai dan mengambil moment-moment berupa foto.
    Dan ketika anda sampai ke lokasi Air Terjun, dijamin segala kepenatan n keletihan anda akan terbayar sudah.  Dua air tejun eksotis yang memiliki danau di masing-masing air terjun dengan dikelilingi bukit-bukit kecil  berwarna hijau akan segera melepas semua beban perjalanan anda. Dengan perjalanan menuju air terjun ini yang agak sedikit menantang namun tetap indah maka bagi anda yang mempunya hobby fotografi dan petualangan maka tempat air terjun dwi warna  adalah salah satu dari sekian banyak tempat wisata Eksotis di Indonesia yang patut anda coba.



    Sensasi Petualangan ke Air Terjun Dwiwarna Sibolangit

    Sensasi Petualangan ke Air Terjun Dwiwarna Sibolangit

    Sensasi Petualangan ke Air Terjun Dwiwarna Sibolangit

    Sensasi Petualangan ke Air Terjun Dwiwarna Sibolangit



  • Eksotisme Air terjun Sipiso-piso - Objek wisata Air terjun Sipiso-piso yang terletak di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, atau sebelah utara Danau Toba, sekitar 24 kilometer dari Kabanjahe, biasanya ramai dikunjungi wisatawan lokal yang mengisi liburan akhir pekan. Dapat dibilang, mengunjungi desa ini tidak berbeda dengan berwisata ke Air Terjun Sipiso-piso. Secara geografis, Desa Tongging berada di dataran lebih rendah, sementara Air Terjun Sipiso-piso terletak di perbukitan yang lebih tinggi dari Desa Tongging. Air terjun ini berada di ketinggian lebih kurang 800 meter dari permukaan laut (dpl) dan dikelilingi oleh bukit yang hijau karena ditumbuhi hutan pinus.

    Dengan mengunjungi Desa Tongging, Anda akan menikmati pemandangan yang indah seperti kawasan wisata di Desa Tao Silalahi yang berada di dekatnya. Sebelum menikmati air terjun dari dekat, Anda akan disuguhi pemandangan indah Tanah Karo dari gardu pandang yang ada di puncak bukit, titik pangkal aliran air terjun Sipiso-piso. Dari puncak bukit yang mengitari Air Terjun Sipiso-piso ini pula Anda dapat menyaksikan keindahan lansekap Danau Toba, sebuah danau vulkanik terbesar di dunia.

    Nama Air terjun sipiso-piso ini sendiri berasal dari kata Piso yang berarti pusau, tentunya anda sudah bisa membayangkan bentuk air terjun ini yang meluncur tajam bagaikan pisau dari atas tebing. Air terjun itu deras mengalir ke bawah mengiris bukit-bukit hijau yang ditumbuhi pohon pinus. Anda tidak hanya dapat melihat air terjun dari kejauhan, namun bisa juga turun lebih dekat ke bawah. Untuk mencapai dasar air terjun, para turis memang harus mengeluarkan sedikit tenaga ekstra. Tangga menuju bawah cukup jauh dan terjal sehingga pastikan bahwa anda memiliki stamina yang cukup serta membawa perbekalan seperti air mineral. Turunnya mungkin tidak terlalu menjadi masalah, namun untuk naik kembali ratusan anak tangga setelah selesai bersenang-senang di bawah tentu akan menguras energi.

    Air Terjun Sipiso-piso punya pemandangan alam yang indah nan mempesona. Di antara tebing yang tampak kehijauan, turunlah kucuran air yang tak begitu besar. Dari sebuah pos pemantauan yang ada di Merek, anda bisa menikmati keindahan Sipiso-piso dan Danau Toba dari kejauhan.

    Penginapan tentu menjadi hal yang penting bagi anda yang ingin berkunjung. Ketika berwisata di Air Terjun Sipiso-piso dan berkeinginan untuk bermalam, maka Anda dapat menemukan penginapan di Desa Tongging atau di Kota Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo. Selain itu, bila Anda ingin mencari kenang-kenangan atau suvenir untuk keluarga di rumah, maka datangi saja berbagai penjaja suvenir khas Tanah Karo disekitar kawasan wisata ini.

    Wisata Indonesia, termasuk juga wisata Air Terjun Sipiso-piso di Sumatera Utara ini memang sangat eksotis. Kita sebagai orang Indonesia harus bangga dan mencintainya. Selamat berwisata, selamat menikmati titik eksotis di Indonesia.

    Air terjun Sipiso-piso - Sumatera Utara

    Air terjun Sipiso-piso - Sumatera Utara

    Air terjun Sipiso-piso - Sumatera Utara

    Air terjun Sipiso-piso - Sumatera Utara

    Air terjun Sipiso-piso - Sumatera Utara

    Air terjun Sipiso-piso - Sumatera Utara

  • Selain Air terjun coban Rondo, di Kabupaten Malang Juga terdapat satu lagi Air Terjun Exotic, yaitu Air Terjun Coban Pelangi. Air Terjun Coban Pelangi Memang belum seterkenal Air Terjun Coban Rondo, tapi Soal Keindahan, Air Terjun Coban Pelangi boleh diadu. Air terjun coban pelangi berada di jalan menuju gunung bromo, jika anda ingin pergi ke gunung bromo, maka tidak ada salahnya jika anda singgah dan menikmati keindahan air terjun coban pelangi untuk melepas kepenatan perjalanan. Sebab untuk masuk ke lokasi Air Terjun, anda hanya akan dibebani dengan biaya Rp. 3100.

    Setelah itu anda diperbolehkan menikmati Pesona keindahan Air Terjun ini sepuasnya. Tapi sabar dulu, anda masih akan berjalan menysuri bukit dengan kemiringan sekitar 45 derajat, dan menyusuri anak sungai untuk mencapai air terjun ini. Tentu ini sebanding dengan uang yang anda keluarkan.. hehe.. Total waktu perjalanan dari loket karcis menuju ke Air Terjun adalah sekitar 20 Menit.. Kedengarannya capek juga, tapi tenang saja, anda akan detemani oleh keindahan alam yang memukau, ditambah dengan suara kicau burung, membuat perasaan capek anda seakan sirna begitu saja. Apalagi jika anda sudah sampai ke lokasi Air Terjun maka terbayar sudah semua kata capek anda selama perjalanan. Dalam perjalanan ke Lokasi air tejun juga terdapat sebuah jembatan kecil yang terbuat dari bambu, jembatan ini biasa disebut dengan jembatan cinta, Pasalnya Jembatan ini hanya bisa dilewati oleh dua orang saja, ditambah dengan suara gemercik air dan kicau burung disekitar jembatan ini memang menimbulkan suasana romantis.

    Air Terjun Coban Rondo - Malang

    Air Terjun Coban Rondo - Malang

    Air Terjun Coban Rondo - Malang

  • Air terjun Moramo terletak sekitar 70 km dari pusat kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Dengan kendaraan pribadi, perjalanan menuju ke air terjum Maramo memakan waktu sekitar 2 jam. Pasalnya Jalan menuju Air Terjun ini masih dalam keadaan yang cukup memprihatinkan. Di Tempat ini terdapat sekitar 10 tingkat air terjun. Debit air yang besar dan ketinggian yang lumayan membuat air terjun ini terlihat sangat mempesona.
    Selain itu di Air Terjun Moramo yang konon katanya merupakan permandian para bidadari ini, memiliki panorama alam yang indah dan masih alami yang tidak kalah indahnya dengan air terjun lain di Indonesia. Air terjun Moramo berbentuk kucuran air dari ketinggian sekitar 100 meter dengan air meluncur deras pada batu granit besar bersusun. Ketinggian setiap susun air terjun berkisar antara 0,5 sampai tiga meter. Susunan ini terbentuk secara alami selama ribuan tahun lalu. Di kawasan Air Terjun Moramo juga terdapat 60 tingkatan kecil yang tampak seperti kolam kecil dan di tingkatan terakhir yang sangat sempurna untuk permandian.

    Di Sekitar Air Tejun ini juga masih terdapat penghuni alam seperti beraneka burung, beraneka ragam kupu-kupu, dan berbagai satwa lainnya. Keindahan Air terjun Moramo, yang diringi dengan bunyi semilir air terjun, dan kicauan burung yang bersahutan membuat kita seakan mendengarkan music alam yang jauh dari suasana keramaian di pusat kota. Bahkan ketika sinar matahari terpantul dari bebatuan marmer disekelilingnya memancarkan sinar pelangi yang didominasi warna sinar dan biru yang dapat menambah pesona kecantikannnya.


  • Air Terjun Madakaripura
    AIR TERJUN MADAKARIPURA - Terletak di kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, sekitar 5 km dari lintas jalan raya Bromo. Kawasan wisata Gunung Bromo ternyata menyimpan satu lokasi wisata yang unik dan menawan. Lokasinya tidak jauh dari lautan pasir Bromo, hanya sekitar 45 menit ke arah Probolinggo (ke Utara). Namanya adalah air terjun Madakaripura. Menurut penduduk setempat nama ini diambil dari cerita pada jaman dahulu, konon Patih Gajah Mada menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di air tejun ini. Cerita ini didukung dengan adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area air terjun tersebut.

     Jalanan desa yang berkelok-kelok menjadi santapan perjalanan ke Air Terjun Madakaripura. Oh iya, persiapkan kondiso kendaraan anda, angin ban, juga bensin. Sebab sepanjang trek tak akan kita temui bengkel, Tambal ban atau Pom bensin. Hutan-hutan disekitar sini masih tergolong lebat, warna hijau seakan mendominasi. Bahkan, masih terlihat sisi – sisa bekas penebangan hutan secara liar oleh warga sekitar untuk dibuka menjadi lahan baru. Sangat disayangkan.

    Setelah perjalanan, Sebuah gerbang retribusi akan menyambut anda. Dari sini, jarak ke parkiran Air Terjun Madakaripura masih sekitar 300 meter. Saat tiba di lokasi air terjun Madakaripura kita akan bertemu dengan warung kecil, pos penjaga dan toilet (bisa ganti baju), disitu terdapat pula penyewaan payung bila kita tidak ingin terlalu basah kuyup. Air terjun ini berawal dari air yang mengalir dari tebing memanjang dan membentuk tirai, sehingga kita bisa berpayung ria berjalan di bawahnya.

     Air Terjun Madakaripura ini dikelilingi oleh tebing-tebing terjal yang membentuk ruangan dan berdiameter sekitar 25 meter. Berdiri di dalam ruangan alam ini kita akan merasa seolah berada di dasar sebuah tabung, dimana terdapat air terjun dengan ketinggian sekitar 100 meter, dengan limpahan air yang jatuh dengan derasnya dari atas dan berubah menjadi selembut kapas ke kolam berwarna kehijauan. Air yang jatuh di kolam ini menimbulkan bunyi yang berirama, terkadang bunyi yang ditimbulkannya lebih keras dikarenakan air yang jatuh lebih deras.

    Keunikan dan kesejukan air terjun Madakaripura ini membuat kita betah berlama-lama memandanginya. Tebing-tebing disekitar air terjun terdapat beberapa goa, mirip dengan lokasi film-film silat dan memang cocok untuk daerah pertapaan. Hanya terdengar suara air dan jauh dari kebisingan dan polusi kendaraan kota.

    Untuk anda penggemar fotografi, lokasi Air Terjun Madakaripura bisa menjadi obyek yang tidak habis-habisnya, mulai dari pintu masuk kedatangan hingga suasana air terjun yang seolah dalam tabung. Beberapa orang di Probolinggo baik di hotel maupun di travel agent yang kami tanyai mengenai air terjun ini mengaku belum pernah berkunjung kesana. Hal ini mungkin disebabkan karena bentuk air terjun ini yang bila terjadi longsor atau banjir, maka kita yang berada di dasar tabung tersebut akan terperangkap. Sehingga berada di 'tabung' ini perasaan kita akan bercampur aduk antara kagum pada keindahan alam ini dan was-was. Melihat kondisi seperti ini jika diperkirakan akan terjadi longsor atau banjir, kawasan objek wisata Madakaripura ini akan ditutup untuk pengunjung.
    Air Terjun Madakaripura
    Sesudah puas main air dan kedinginan, kita bisa menikmati minuman panas di warung dekat air terjun madakaripura. sebelum berjalan kaki lagi menuju tempat parkir. Secara umum tempat ini telah dikelola dengan cukup baik, dapat dicapai lewat jalan aspal yang mulus, jalan setapak yang nyaman, fasilitas umum seperti kamar mandi, mesjid dan tempat parkir. Namun kurangnya informasi mengenai tempat ini dan jaminan keamanan yang belum ada mengakibatkan jarang orang tahu dan mau berkunjung ke kawasan wisata ini. Dengan promosi yang cukup, pengunjung Bromo akan dapat menambah daftar tujuan wisatanya. (air terjun madakaripura)—[sumber:navigasi.net, kaskus.us, leisure.dnaberita.com]
  • Batimurung Waterfall
    Batimurung Waterfall located in Batimurung District, Sub-Province of Maros, South Sulawesi Province. Batimurung Waterfall have very famous in Sulawesi island, more than anything else in South Sulawesi Province, Province this waterfall reside in. Batimurung Waterfall represent place which at most visited by domestic tourist. Whether that tourist from towns in Sulawesi island and also from various towns from all Indonesia. Tourist gaped at by beauty of experiencing of this waterfall, just properly this waterfall have never silent though non red letter day.
    Batimurung Waterfall
    Height of the Batimurung Waterfall about 17 metre, and wide about 19 metre. In place this also there are white stone carpet which in form of unique and created naturally, and tourist can relax quietly in this place.This waterfall do not too in, so that children can fiddle around with peaceful in this place. This place represent wise choice for have adventure with family. How? Do you enthusiastic to visit this Waterfall?
    Batimurung Waterfall

    Batimurung Waterfall
  • Air Terjun Coban Rondo
    Coban Rondo located in mountainside of Kawi, Pendasari Village, Pujon District, Malang Sub-province. About 0,5 hour journey from malang city. Don’t difficult to go to coban rondo waterfall, because there are have a road indicator to this wondeful Waterfall. Waterfall with height of this 84 metre seen to amaze by pouring so much water.
    Air Terjun Coban Rondo
    Around Coban Rondo Waterfall is also provided location for the camping and outbond facility. In edge of street, there are also many merchants offering food, beverage, or unique souvenir. Something else which also draw is the existence of monkeys which emerge to ask or look for food from visitors. Its funnys mannerism, drawing attention many children.
    Air Terjun Coban Rondo
    With mean temperature about 21 Celcius, You'D enjoy ruthless of atmosphere. So that many visitor which like to relax below grove or sit a moment above available stone bench or sit above available stone bench. Arrive moment at front Coban Rondo waterfall, felt direct cool and fresh atmosphere.
    Air Terjun Coban Rondo

    Air Terjun Coban Rondo

    Air Terjun Coban Rondo

    Air Terjun Coban Rondo

Comments

The Visitors says