Panorama Wisata

welcome to our blog

We are Magcro

Footer Widget 3

Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 1

Followers

Footer Widget 2

AIR KRAN SIAP MINUM

Labels

Pages

Blogger news

Download

BTricks

BThemes

Recent Posts

Pages - Menu

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

  • Posting dengan judul tempat wisata Jakarta ini sengaja saya sajikan agar mudah dinavigasi oleh pengguna ketika mereka ingin mencari tahu apa saja tempat-tempat wisata di jakarta baiki itu yang populer dalam arti yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun internasional ataupun objek wisata yang biasa saja.

    Banyak sekali tempat-tempat wisata di Jakarta yang layak anda kunjungi jika anda sama sekali belum pernah berwisata ke Jakarta atau barang kali ada tempat wisata yang belum anda kunjungi.Berikut dibawah ini adalah beberapa tempat wisata di Jakarta yang populer dan tentu saja ketika musim libur tiba tempat wisata ini selalu dibanjiri pengunjung.

    Museum Taman Prasasti 

    Koleksi Museum Taman PrasastiDi museum ini dihimpun berbagai prasasti dari zaman Belanda dan sebelumnya serta makam beberapa tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda seperti: Miss Riboet, tokoh opera pada tahun 1930-an Soe Hok Gie, aktivis.

    Museum Seni Rupa dan Keramik 

    Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta menyajikan koleksi dari hasil karya seniman-seniman Indonesia sejak kurun waktu 1800-an hingga saat sekarang.Berikut dibawah ini adalah koleksinya. 


    Gedung Mohammad Hoesni Thamrin

    Gedung Mohammad Hoesni Thamrin Jakarta : Museum sejarah perjuangan kemerdekaan (Gedung Mohammad Hoesni Thamrin) merupakan sebuah Museum bersejarah Republik Indonesia yang terletak di Jalan Kenari II No. 15, Jakarta Pusat. 


    Museum Bank Indonesia

    Museum Bank Indonesia Jakarta : Museum ini menyajikan beragam informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan.

    Museum Bank Mandiri 

    Museum Bank Mandiri Jakarta : mulai berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998. Pada awalnya Museum ini adalah gedung Nederlandsche Handel-Maatschappij atau Factorji Batavia yang merupakan perusahaan dagang milik Belanda yang kemudian berkembang menjadi perusahaan.

    Objek Wisata Gedung Joang 45

    Objek Wisata Gedung Joang 45Masa Pendudukan JepangKetika Jepang masuk ke Indonesia (1942-1945) dan menguasai Batavia, hotel tersebut diambil alih oleh para pemuda Indonesia dan beralih fungsi sebagai kantor yang dikelola Ganseikanbu Sendenbu

    Museum Bahari 

    Museum Bahari - Tempat Wisata Jakarta : Pada masa pendudukan Belanda bangunan ini dulunya adalah gudang yang berfungsi untuk menyimpan, memilih dan mengepak hasil bumi, seperti rempah-rempah yang merupakan komoditi utama VOC yang sangat laris di pasaran.

    Museum Sumpah Pemuda

    Museum Sumpah Pemuda - Objek Wisata Jakarta : Museum Sumpah Pemuda adalah sebuah museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berada di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat.


    Museum Tekstil 

    Museum Tekstil  - Objek Wisata Jakarta : Museum Tekstil menempati gedung tua di Jalan K.S. Tubun Petamburan No. 4 Tanah Abang, Jakarta Pusat Gedungnya sendiri pada mulanya adalah rumah pribadi seorang warga negara Perancis yang dibangun pada abad..

    Kepulauan Seribu 

    Kepulauan Seribu - Tempat Wisata Jakarta : Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu adalah sebuah kabupaten administrasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. 


    Monas 

    Monumen Nasional atau lebih akrabnya lagi disebut Monas adalah sebuah Tugu setinggi 132 meter yang dibangun guna mengenang perjuangan rakyat Indonesia ketika merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda dulu. 


    Museum Wayang

    Masih dalam ketegori tempat wisata Museum yang lokasinya berada di daerah Jakarta barat setelah Museum Fatahillah.Museum Wayang merupakan sebuah gedung yang menarik dan juga unik.Dimana gedung bersejarah yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara Nomor..

    Museum Fatahillah


    Salah satu Museum bersejarah di Jakarta setelah Museum Gajah yang kerap dikunjungi oleh wisatawan untuk berwisata adalah Museum Fatahillah.Museum bersejarah ini terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat. Museum Fatahillah atau dikenal...

    Taman Mini Indonesia Indah

    Di Jakarta, atau tepatnya lagi di daerah Jakarta Timur anda bisa menemukan sebuah objek wisata bertema budaya Indonesia.Nama objek wisata itu adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII),dimana tempat ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia,

    Museum Gajah - Museum Nasional Indonesia

    Museum Gajah atau dikenal juga dengan nama Museum Nasional Indonesia merupakan sebuah wujud pengaruh Eropa, khususnya semangat Abad Pencerahan, yang muncul pada abad ke 18.Dimana gedung ini terletak di Jakarta Pusat atau lebih tepatnya lagi berada.

    Kebun Binatang Ragunan

    Menurut catatan sejarah,Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang pertama di Indonesia,Objek wisata yang memiliki  berbagai jenis satwa unik ini didirikan pada tahun 1864 dengan nama Planten En Dierentuin yang berarti "Tanaman dan Kebun Binatang. ..

    Taman Impian Jaya Ancol

    Dari beberapa objek wisata di daerah jakarta yang kerap dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun interlokal adalah Taman Impian Jaya Ancol yang terletak di Jakarta Utara.Sebagai komunitas pembaharuan kehidupan masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa.

    Itulah beberapa daftar tempat wisata di jakarta yang bisa saya sampaikan kali ini,apababila ada tempat wisata baru yang belum dimasukan disini,tolong beritahu saya lewat komentar atau anda bisa menambahkannya langsung baik melalui komentar atau dengan review,cerita,pengalaman kemudian anda kirim via email ke sini daiscokro@gmail.com.. Terimakasih.. :)
  • Koleksi Museum Taman Prasasti
    Di museum ini dihimpun berbagai prasasti dari zaman Belanda dan sebelumnya serta makam beberapa tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda seperti:

    • Miss Riboet, tokoh opera pada tahun 1930-an
    • Soe Hok Gie, aktivis pergerakan mahasiswa pada tahun 1960-an
    • A.V. Michiels (tokoh militer Belanda pada perang Buleleng)
    • Olivia Marianne Raffles (istri Thomas Stamford Raffles, mantan Gubernur Hindia Belanda dan Singapura)
    • Kapitan Jas, makamnya diyakini sebagian orang dapat memberikan kesuburan, keselamatan, kemakmuran dan kebahagiaan.
    • Dr. H.F. Roll (Pendiri STOVIA atau Sekolah Kedokteran pada zaman pendudukan Belanda)
    • J.H.R. Kohler (tokoh militer Belanda pada perang Aceh)


    Museum ini adalah sebuah museum cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat. Museum ini memiliki koleksi prasasti nisan kuno serta miniatur makam khas dari 27 propinsi di Indonesia, beserta koleksi kereta jenazah antik.

    Museum Taman Prasasti merupakan museum terbuka yang menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer dan sastrawan yang menyatu.
  • Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta menyajikan koleksi dari hasil karya seniman-seniman Indonesia sejak kurun waktu 1800-an hingga saat sekarang.Berikut dibawah ini adalah koleksinya.

    • Ruang Pendirian Sanggar (karya-karya periode 1945 - 1950)
    • Ruang Sekitar Kelahiran Akademis Realisme (karya-karya periode 1950-an)
    • Ruang Seni Rupa Baru Indonesia (karya-karya periode 1960 - sekarang)
    • Ruang Masa Raden Saleh (karya-karya periode 1880 - 1890)
    • Ruang Masa Pendudukan Jepang (karya-karya periode 1942 - 1945)
    • Ruang Masa Hindia Jelita (karya-karya periode 1920-an)
    • Ruang Persagi (karya-karya periode 1930-an)

    Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta mulai dibangun pada 12 Januari 1870 itu awalnya digunakan oleh Pemerintah Hindia-Belanda untuk Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia (Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia). Saat pendudukan Jepang dan perjuangan kemerdekaan sekitar tahun 1944, tempat itu dimanfaatkan oleh tentara KNIL dan selanjutnya untuk asrama militer TNI.

    Museum Seni Rupa dan Keramik berada di Jalan Pos Kota No 2, Kotamadya Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia tepatnya terletak di seberang Museum Sejarah Jakarta itu memajang keramik lokal dari berbagai daerah di Tanah Air, dari era Kerajaan Majapahit abad ke-14, dan dari berbagai negara di dunia.
  • Gedung Mohammad Hoesni Thamrin Jakarta : Museum sejarah perjuangan kemerdekaan (Gedung Mohammad Hoesni Thamrin) merupakan sebuah Museum bersejarah Republik Indonesia yang terletak di Jalan Kenari II No. 15, Jakarta Pusat. Gedung Mohammad Hoesni Thamrin ini mempunyai koleksi foto reproduksi, radio dan barang-barang milik, serta kepustakaan tentang kiprah perjuangan Mohammad Hoesni Thamrin dalam pergerakan nasional Indonesia.


    Muhammad Hoesni Thamrin merupakan anak wedana Tabri Thamrin yang pernah bekerja di kantor kepatihan Batavia serta menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat). Karena perjuangannya membela rakyat, beliau ditangkap oleh pemerintah Belanda dan menjadi tahanan rumah sampai saat wafatnya pada tanggal 11 Januari 1941.
  • Museum Bank Indonesia Jakarta : Museum ini menyajikan beragam informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, meliputi pula latar belakang dan dampak kebijakan Bank Indonesia bagi masyarakat sampai dengan tahun 2005.


    Penyajiannya dikemas sedemikian rupa dengan memanfaatkan teknologi modern dan multi media, seperti display elektronik, panel statik, televisi plasma, dan diorama sehingga menciptakan kenyamanan pengunjung dalam menikmati Museum Bank Indonesia. Selain itu terdapat pula fakta dan koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik yang ditampilkan juga secara menarik.

    Peresmian Museum Bank Indonesia dilakukan melalui dua tahap, yaitu peresmian tahap I dan mulai dibuka untuk masyarakat (soft opening) pada tanggal 15 Desember 2006 oleh Gubernur Bank Indonesia saat itu, Burhanuddin Abdullah, dan peresmian tahap II (grand opening) oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 21 Juli 2009.

    Museum Bank Indonesia buka setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional dan mengunjunginya tidak dipungut biaya.

    Museum Bank Indonesia adalah sebuah museum di Jakarta, Indonesia yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No.3, Jakarta Barat , dengan menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasikal, dipadu dengan pengaruh lokal, dan dibangun pertama kali pada tahun 1828.
  • Museum Bank Mandiri Jakarta : mulai berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998. Pada awalnya Museum ini adalah gedung Nederlandsche Handel-Maatschappij atau Factorji Batavia yang merupakan perusahaan dagang milik Belanda yang kemudian berkembang menjadi perusahaan di bidang perbankan.


    Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) dinasionalisasi pada tahun 1960 menjadi salah satu gedung kantor Bank Koperasi Tani & Nelayan (BKTN) Urusan Ekspor Impor. Kemudian bersamaan dengan lahirnya Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) pada 31 Desember 1968, gedung tersebut pun beralih menjadi kantor pusat Bank Export import (Bank Exim), hingga akhirnya legal merger Bank Exim bersama Bank Dagang Negara (BDN), Bank Bumi Daya (BBD) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) ke dalam Bank Mandiri (1999), maka gedung tersebut pun menjadi asset Bank Mandiri.

    Museum ini berada di Jl. Lapangan Stasiun No. 1, Jakarta Barat dan merupakan salah satu bagian dari cagar budaya Kota Tua di Jakarta.

    Koleksi Museum Bank Mandiri
    Koleksi museum terdiri dari berbagai macam koleksi yang terkait dengan aktivitas perbankan "tempo doeloe" dan perkembangannya, koleksi yang dimiliki mulai dari perlengkapan operasional bank, surat berharga, mata uang kuno (numismatik), brandkast, dan lain-lain.

    Koleksi perlengkapan operasional bank "tempo doeloe" yang unik, antara lain adalah peti uang, mesin hitung uang mekanik, kalkulator, mesin pembukuan, mesin cetak, alat pres bendel, seal press, safe deposit box maupun aneka surat berharga seperti bilyet deposito, sertikat deposito, cek, obligasi, dan saham. Di samping itu, ornamen bangunan, interior dan furniture musuem ini masih asli seperti ketika didirikan.
  • Objek Wisata Gedung Joang 45
    Masa Pendudukan Jepang
    Ketika Jepang masuk ke Indonesia (1942-1945) dan menguasai Batavia, hotel tersebut diambil alih oleh para pemuda Indonesia dan beralih fungsi sebagai kantor yang dikelola Ganseikanbu Sendenbu (Jawatan Propaganda Jepang) yang dikepalai oleh seorang Jepang, “Simizu”. Di kantor inilah kemudian diadakan program pendidikan politik yang dimulai pada tahun 1942 untuk mendidik pemuda-pemuda Indonesia dan dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah Jepang.

    Masa Pendudukan Belanda
    Gedung yang dibangun pada sekitar tahun 1920-an yang saat ini dipergunakan sebagai Museum Joang 45 ini pada mulanya adalah hotel yang dikelola oleh keluarga “L.C. Schomper”, seorang berkebangsaan Belanda yang sudah lama tinggal di Batavia. Hotel ini diberi nama Schomper sesuai nama pemiliknya. Hotel tersebut saat itu termasuk yang cukup baik dan terkenal di kawasan pinggiran Selatan Batavia, dengan bangunan utama yang berdiri megah di tengah dan diapit deretan bangunan kamar-kamar penginapan di sisi kiri dan kanannya untuk menginap para tamu.

    Bangunan kamar penginapan yang tersisa saat ini tinggal beberapa yang ada di sisi utara gedung utama, saat ini dipergunakan sebagai ruang perpustakaan, ruang kreativitas anak (children room)dan kantor Wirawati Catur Panca.

    Gedung Joang '45 atau Museum Joang 45 adalah salah satu museum yang berada di Jakarta. Saat ini pengelolaannya dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

    Museum ini terletak di Jalan Menteng Raya 31, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Museum ini diresmikan pada tahun 1974 oleh Presiden Soeharto, setelah dilakukan direnovasi.

    Fasilitas Museum
    • Ruang Pameran Tetap dan Temporer dengan pojok multi media,
    • Bioskop Joang 45, Studio penayangan film-film dokumenter dan film perjuangan lama.
    • Perpustakaan referensi sejarah ilmiah, dilengkapi komik-komik perjuangan untuk bacaan anak,
    • Childrenroom, ruang khusus untuk kreativitas anak dilengkapi game komputer pahlawan, mewarnai, puzzle, dan permainan knock-down,
    • Foto Studio, menyediakan kostum para pejuang untuk dikenakan pengunjung dan foto instan.
    • Souvenir Shop.
    • Plaza untuk aktivitas outdoor berupa Teater Anak.



    Aktivitas

    Aktivitas Temporer:
    • Diskusi tentang Tokoh dan Peristiwa Sejarah.
    • Pameran Temporer, Pameran Keliling.

    Pekan Museum Joang, terbuka untuk umum (Lomba Cedas Cermat, Lomba Puisi)

    Museum Joang 45 terbuka untuk umum dalam aktivitasnya, pengunjung atau peserta aktivitas dapat mendaftarkan diri untuk dapat terlibat dalam aktivitas museum. Dalam hal ini Museum Joang 45 bertindak sebagai Fasilitator. Beberapa aktivitas Museum yang terus dikembangkan diantaranya: Aktivitas Reguler:

    • Paket Kunjungan A, Tour Museum, Pemandu, Menonton Film, Kuis Berhadiah Doorpize
    • Paket Kunjungan B, Peserta 20 anak (Mengenakan kostum pejuang, Tour Museum dengan Pemandu, Games Terpandu, aksi Teater, Menonton Film, Kuis Doorpize),
    • Paket Kunjungan C, Menonton Film Perjuangan Pilihan Pengunjung, maksimum 100 orang
    • Paket Kunjungan D, Kunjungan biasa, pengunjung tidak dibatasi jumlahnya


    Koleksi
    Di museum ini dapat dilihat jejak perjuangan kemerdekaan RI dengan koleksi benda-benda peninggalan para pejuang Indonesia. Di antaranya adalah mobil dinas resmi Presiden dan Wakil Presiden RI Pertama yang dikenal dengan mobil REP 1 dan REP 2, dan Mobil Peristiwa Pemboman di Cikini. Selain itu ada pula koleksi foto-foto dokumentasi dan lukisan yang menggambarkan perjuangan sekitar tahun 1945-1950-an. Beberapa tokoh perjuangan ditampilkan pula dalam bentuk patung-patung dada.

  • Museum Bahari - Tempat Wisata Jakarta : Pada masa pendudukan Belanda bangunan ini dulunya adalah gudang yang berfungsi untuk menyimpan, memilih dan mengepak hasil bumi, seperti rempah-rempah yang merupakan komoditi utama VOC yang sangat laris di pasaran Eropa. Bangunan yang berdiri persis di samping muara Ci Liwung ini memiliki dua sisi, sisi barat dikenal dengan sebutan Westzijdsche Pakhuizen atau Gudang Barat dibangun secara bertahap mulai tahun 1652-1771) dan sisi timur, disebut Oostzijdsche Pakhuizen atau Gudang Timur. Gudang barat terdiri dari empat unit bangunan, dan tiga unit di antaranya yang sekarang digunakan sebagai Museum Bahari. Gedung ini awalnya digunakan untuk menyimpan barang dagangan utama VOC di Nusantara, yaitu rempah, kopi, teh, tembaga, timah, dan tekstil.


    Pada masa pendudukan Jepang, gedung-gedung ini dipakai sebagai tempat menyimpan barang logistik tentara Jepang. Setelah Indonesia Merdeka, bangunan ini dipakai oleh PLN dan PTT untuk gudang. Tahun 1976, bangunan cagar budaya ini dipugar kembali, dan kemudian pada 7 Juli 1977 diresmikan sebagai Museum Bahari.

    Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke yang berlokasi di seberang Pelabuhan Sunda Kelapa.

    Museum adalah salah satu dari delapan museum yang berada di bawah pengawasan dari Dinas Kebudayaan Permuseuman Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

    Museum Bahari juga menampilkan koleksi biota laut, data-data jenis dan sebaran ikan di perairan Indonesia dan aneka perlengkapan serta cerita dan lagu tradisional masyarakat nelayan Nusantara. Museum ini juga menampilkan matra TNI AL, koleksi kartografi, maket Pulau Onrust, tokoh-tokoh maritim Nusantara serta perjalanan kapal KPM Batavia - Amsterdam.

    Koleksi-koleksi yang disimpan terdiri atas berbagai jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Selain itu ada pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Juga peralatan yang digunakan oleh pelaut di masa lalu seperti alat navigasi, jangkar, teropong, model mercusuar dan meriam.
  • Museum Sumpah Pemuda - Objek Wisata Jakarta : Museum Sumpah Pemuda adalah sebuah museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berada di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat dan dikelola oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia.


    Museum ini dibuka untuk umum, setiap hari Selasa sampai dengan Jumat dari pukul 08.00 hingga 15.00 UTC+7, setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 08.00—14.00 WIB, dan setiap hari Senin dan hari besar nasional, museum ini ditutup untuk umum.

    Museum ini memiliki koleksi foto dan benda-benda yang berhubungan dengan sejarah Sumpah Pemuda 1928, serta kegiatan-kegiatan dalam pergerakan nasional kepemudaan Indonesia. Museum Sumpah Pemuda ini didirikan berdasarkan SK Gubernur DKI Jakarta pada tahun 1972 dan menjadi benda cagar budaya nasional.

    Koleksi
    1. Foto kegiatan organisasi pemuda, sebanyak 2.117 koleksi.
    2. Bendera organisasi, sebanyak 35 koleksi.
    3. Stempel, sebanyak 11 koleksi
    4. Biola Wage Rudolf Supratman, sebanyak 1 koleksi
    5. Patung dada tokoh pemuda, sebanyak 8 koleksi.
    6. Patung tokoh pemuda, sebanyak 11 koleksi.
    7. Perlengkapan pandu, sebanyak 9 koleksi.
    8. Jaket angkatan 1966, sebanyak 2 koleksi.
    9. Kesatuan AKSI buruh PN Sabang Merauke Djakarta, sebanyak 16 koleksi.
    10. Buletin KAMI kons Bandung dan Bogor Djakarta 1967, sebanyak 13 koleksi.
    11. KAMI Medan – Sumatera Utara, sebanyak 8 koleksi.
    12. KAPPI Djaja Menteng Radja, Djakarta, sebanyak 23 koleksi.
    13. KAPI Komisariat Diponegoro 80, Djakarta Raya, sebanyak 8 koleksi.
    14. Sambutan gubernur kepala daerah khusus ibukota Djakarta dalam memperingat “Brigadi Merah” Ade Irma, sebanyak 17 koleksi.
    15. KAPI Jaya Salemba Raya Djakarta, sebanyak 62 koleksi.
    16. KAMI pusat Djakarta, sebanyak 43 koleksi.
    17. Statemen angkatan 66 kesatuan AKSI di Jakarta, sebanyak 8 koleksi.
    18. Kesatuan AKSI "KAPPI" pusat Djakarta Utara, sebanyak 20 koleksi.
    19. Kursi, sebanyak 5 koleksi.
    20. Pewarta IPINDO, sebanyak 4 koleksi.
    21. Naskah statemen perjuangan 66, sebanyak 90 koleksi.
    22. Statemen perjuangan 66, sebanyak 50 koleksi.
    23. Dokumen perjuangan 66, sebannyak 18 koleksi.
    24. Buletin KAPPI, sebanyak 60 koleksi.
    25. Dokumen Brigade Ade Irma, sebanyak 104 koleksi.
    26. Proses persiapan dan pelaksanaan musyawarah luar biasa dan up-grrading se-Indonesia, sebanyak 23 koleksi.
    27. Lukisan, sebanyak 4 koleksi.
    28. Vespa, sebanyak 1 koleksi.
    29. Diorama, sebanyak 1 koleksi.
    30. KAMI konsultan – Yogyakarta, sebanyak 5 koleksi.
    31. Anggaran dasar KAMI, sebanyak 24 koleksi.
    32. Inventarisasi statemen angkatan 66, sebanyak 13 koleksi.
    33. Piringan hitam, sebanyak 1 koleksi.
    34. Piagam penghargaan Wage Rudolf Supratman, sebanyak 2 koleksi.
    35. Atlas sekolah zaman Belanda, sebanyak 1 koleksi.
    36. Sabuk Hizbul Wathan, sebanyak 1 koleksi.
    37. Bintang Mahaputra, sebanyak 1 koleksi.
    38. Replika biola Wage Rudolf Supratman, sebanyak 1 koleksi.
    39. Pahatan marmer, sebanyak 3 koleksi.
    40. Monumen persatuan pemuda, sebanyak 1 koleksi.
    41. Lampu gantung, sebanyak 2 koleksi.
    42. Maket gedung museum sumpah pemuda, sebanyak 1 koleksi.
    43. Duratran, sebanyak 3 koleksi.
    44. Buku saku KBI, sebanyak 1 koleksi.

    Ruang pengenalan
    1. Panitia Kongres Pemuda Kedua
    2. Patung dada Muhammad Yamin dan Sugondo Djojopuspito
    3. Organisasi peserta kongres pemuda
    4. Maket Gedung Sumpah Pemuda
    5. Peta Indonesia tempat kedudukan dari organisasi-organisasi-organisasi pemuda kedaerahan
    6. Peta Jakarta yang menunjukkan tempat-tempat dilaksanakannya kongres pemuda kedua dan kondisinya saat ini.




  • Museum Tekstil  - Objek Wisata Jakarta : Museum Tekstil menempati gedung tua di Jalan K.S. Tubun Petamburan No. 4 Tanah Abang, Jakarta Pusat


    Gedungnya sendiri pada mulanya adalah rumah pribadi seorang warga negara Perancis yang dibangun pada abad ke-19. Kemudian dibeli oleh konsul Turki bernama Abdul Azis Almussawi Al Katiri yang menetap di Indonesia. Selanjutnya tahun 1942 dijual kepada Dr. Karel Christian Cruq.

    Di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, gedung ini menjadi markas Barisan Keamanan Rakyat (BKR) dan tahun 1947 didiami oleh Lie Sion Pin. Pada tahun 1952 dibeli oleh Departemen Sosial dan pada tanggal 25 Oktober 1975 diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta yang untuk kemudian pada tanggal 28 Juni 1976 diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto sebagai Museum Tekstil.
  • Kepulauan Seribu - Tempat Wisata Jakarta : Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu adalah sebuah kabupaten administrasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Wilayahnya meliputi gugusan kepulauan di Teluk Jakarta. Kepulauan Seribu ditetapkan menjadi Taman Nasional Laut dengan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 162/Kpts-II/1995 dan No. 6310/Kpts-II/2002 yang dikelola oleh Balai Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, Departemen Kehutanan.


    PAMERAN FLORA DAN FAUNA TAHUN 2011

    Pameran Flora Fauna merupakan kegiatan pameran rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta setiap tahun. Pameran ini diadakan dalam rangka menyambut dan merayakan ulang tahun ibu kota Jakarta yang jatuh pada bulan tepatnya setiap tanggal 2 serta dirgahayu Republik Indonesia yang ke
    Pameran kali ini diselenggarakan mulai tanggal 21 Juni 2011 sampai dengan 20 Juli 2011 bertempat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Diikuti oleh 350 peserta yang terdiri dari stand instansi pemerintah dan berbagai pelaku bisnis seperti petani tanaman hias, petani tanaman buah, pengusaha agribisnis, pengusaha lansekap, maupun peternak dan pedagang hewan peliharaan (petshop).

    Pameran Flora dan Fauna yang sudah berlangsung ke 26 kalinya ini dipandang sangat efektif sebagai media promosi yang bernuansa penghijauan yang diselaraskan dengan upaya Pemerintah Propinsi DKI untuk membangun wajah Kota Jakarta yang hijau, indah, sehat dan berwawasan lingkungan. Pada tahun 2011 ini Pameran Flora Fauna mengusung tema “Pohon, Dia Ada Jakarta Makin Dicinta”.
    Sebagai salah satu instansi pemerintah yang erat hubungannya di bidang lingkungan, Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu yang berada dibawah naungan Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Kementerian Kehutanan selalu turut berpartisipasi menyukseskan acara ini dengan ikut membangun stand konservasi setiap tahunnya.

    Pada kesempatan ini Balai TN. Kepulauan Seribu menampilkan stand dengan bangunan berupa saung, didalamnya disajikan beragam informasi seputar ekowisata bahari dan program/kegiatan konservasi yang telah dilaksanakan oleh Taman Nasional Kepulauan Seribu seperti transplantsi mangrove, penanaman mangrove, pelestarian elang bondol dan elang laut. Media yang digunakan sebagai bahan promosi dan edukasi bagi pengunjung antara lain leaflet, booklet, foto-foto, layar sentuh dan video. Layar sentuh Taman Nasional Kepulauan Seribu yang berbentuk penyu besar ini tampaknya menjadi ikon yang menjadai daya tarik sendiri bagi para pengunjung khususnya untuk anak-anak.
    Pengunjung yang datang ke stand Balai Taman NasionaL Kepulauan Seribu sangat beragam, mulai anak-anak, ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa, PNS, pegawai swasta, peneliti bahkan wisatawan mancanegara. Dimana hampir sebagian besar pengunjung lebih banyak menanyakan aksesibilitas ke Kepulauan Seribu, fasilitas dan jenis-jenis atraksi wisata yang dapat dilakukan di TN. Kepulauan Seribu.

    Dengan adanya stand ini Balai TN. Kepulauan Seribu berharap bisa lebih dekat dengan masyarakat, sehingga mereka dapat mengenal gambaran Taman Nasional Kepulauan Seribu sebagai satu-satunya Taman Nasional yang berada di wilayah Ibu Kota negara yang memiliki berbagai keanekaragaman hayati yang harus dijaga dan didukung pelestariannya.

    PENILAIAN POTENSI TERUMBU KARANG TAHUN 2011
    Taman Nasional Kepulauan Seribu yang terdiri dari 78 gugusan kepulauan dan memiliki luasan kawasan sekitar 107.489 Ha, tercatat memiliki berbagai macam potensi dan keanekaragaman hayati antara lain penyu sisik, terumbu karang, mangrove serta lamun.


    Salah satu tugas yang diemban oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu sebagai pengelola adalah melakukan pengelolaan ekosistem kawasan taman nasional dalam rangka konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya serta pengelolaan kawasan taman nasional berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karenanya dalam rangka mewujudkan perlindungan dan konservasi sumber daya alam terumbu karang yang ada dikawasan, setiap dua tahun sekali Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu berupaya melakukan pengamatan intensif terhadap ekosistem karang yang ada melalui kegiatan Penilaian Potensi Terumbu Karang.


    Sebagaimana periodik yang telah ditetapkan, maka pada tahun 2011 ini dilaksanakan kembali Kegiatan Penilaian Potensi Terumbu Karang. Seperti penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI ) sebagai salah satu mitra Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu. Kerjasama dengan TERANGI pada kesempatan ini mulai difokuskan dalam hal peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk melakukan ‘refreshment’ bagi para staf Balai TN. Kepulauan Seribu yang terlibat sebagai tim pelaksana melalui in house training yang kemudian dilanjutkan dengan praktek dilokasi untuk mempraktekkan langsung pemahaman dan penguasaan materi yang telah dipaparkan.
    Diakui bahwa gangguan terhadap keberadaan serta kelestarian ekosistem terumbu karang semakin meningkat, tidak hanya akibat perilaku manusia namun juga seiring kondisi lingkungan yang mengalami penurunan kualitas. Oleh karenanya kegiatan ini juga memiliki manfaat penting dimana bisa memberikan gambaran kondisi terumbu karang di kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu, agar muncul langkah-langkah nyata dan simultan untuk dapat melindungi dan menjaga sumber daya yang ada.


    Pada tahun 2011, terdapat 40 lokasi pengamatan yang menjadi titik pengamatan yang tersebar di beberapa wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional yang termasuk dalam zona inti, zona perlindungan, zona pemanfaatan wisata dan zona pemukiman. Hasil data yang diperoleh nantinya adalah berupa data ekosistem terumbu karang dimana selain tutupan dan kondisi karang juga data lain seperti ikan,makrobenthos, lamun dan kualitas air. Metode yang digunakan dalam melaksanakan pengambilan data adalah metode visual sensus yaitu Line Intercept Transect, Belt Transect dan Quadrate Transect.

    Data yang telah diperoleh dari lapangan, pada saat ini akan segera diproses dan dianalisa oleh Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu dan TERANGI untuk kemudian disajikan dalam bentuk laporan sebagai hasil akhir dari pelaksanaan Kegiatan Penilaian Potensi Terumbu Karang di Taman Nasional Kepulauan Seribu yang selanjutnya dapat menjadi data base dan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan untuk melaksanakan pengelolaan ekosistem terumbu karang di TN. Kepulauan Seribu.

    Harga Tiket Masuk :

    Mancanegara Rp. 20.000,-/org
    Domestik Rp. 2.500,-/org


  • Monumen Nasional atau lebih akrabnya lagi disebut Monas adalah sebuah Tugu setinggi 132 meter yang dibangun guna mengenang perjuangan rakyat Indonesia ketika merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda dulu.

    Tugu Monas mulai dibangun di bawah perintah presiden Sukarno pada tanggal 17 Agustus 1961 dan mulai dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.Tugu yang terletak di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat ini di mahkotai lidah api berlapis lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.



    Pelataran Puncak dan Api Kemerdekaan
    Sebuah elevator pada pintu sisi selatan akan membawa pengunjung menuju pelataran puncak berukuran 11 x 11 meter di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. elevator ini berkapasitas 11 orang sekali angkut. Pelataran puncak ini dapat menampung sekitar 50 orang, serta terdapat teropong untuk melihat panorama Jakarta lebih dekat. Pada sekeliling badan elevator terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi. Dari pelataran puncak tugu Monas, pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Bila kondisi cuaca cerah tanpa asap kabut, di arah ke selatan terlihat dari kejauhan Gunung Salak di wilayah kabupaten Bogor, Jawa Barat, arah utara membentang laut lepas dengan pulau-pulau kecil.


    Ruang Kemerdekaan
    Di bagian dalam cawan monumen ada Ruang Kemerdekaan berbentuk amphitheater. Ruangan ini dapat dicapai melalui tangga berputar di dari pintu sisi utara dan selatan. Ruangan ini menyimpan simbol kenegaraan dan kemerdekaan Republik Indonesia. Diantaranya naskah asli Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang disimpan dalam kotak kaca di dalam gerbang berlapis emas, lambang negara Indonesia, peta kepulauan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlapis emas, dan bendera merah putih, dan dinding yang bertulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Museum Sejarah Nasional
    Di bagian dasar monumen pada kedalaman 3 meter di bawah permukaan tanah, terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia. Ruang besar museum sejarah perjuangan nasional dengan ukuran luas 80 x 80 meter, dapat menampung pengunjung sekitar 500 orang. Ruangan besar berlapis marmer ini terdapat 48 diorama pada keempat sisinya dan 3 diorama di tengah, sehingga menjadi total 51 diorama. Diorama ini menampilkan sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Orde Baru.

    Relief Sejarah Indonesia
    Pada halaman luar mengelilingi monumen, pada tiap sudutnya terdapat relief timbul yang menggambarkan sejarah Indonesia. Relief ini bermula di sudut timur laut dengan mengabadikan kejayaan Nusantara pada masa lampau; menampilkan sejarah Singhasari dan Majapahit. Relief ini berlanjut secara kronologis searah jarum jam menuju sudut tenggara, barat daya, dan barat laut. Secara kronologis menggambarkan masa penjajahan Belanda, perlawanan rakyat Indonesia dan pahlawan-pahlawan nasional Indonesia, terbentuknya organisasi modern yang memperjuangkan Indonesia Merdeka pada awal abad ke-20, Sumpah Pemuda, Pendudukan Jepang dan Perang Dunia II, proklamasi kemerdekaan Indonesia disusul Revolusi dan Perang kemerdekaan Republik Indonesia, hingga mencapai masa pembangunan Indonesia modern. Relief dan patung-patung ini dibuat dari semen dengan kerangka pipa atau logam, sayang sekali beberapa patung dan arca mulai rontok dan rusak akibat hujan dan cuaca tropis.


    Rating: 4.5
  • Masih dalam ketegori tempat wisata Museum yang lokasinya berada di daerah Jakarta barat setelah Museum Fatahillah.Museum Wayang merupakan sebuah gedung yang menarik dan juga unik.Dimana gedung bersejarah yang terletak di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat ini telah beberapa kali mengalami perombakan.
    Nama awal Museum Wayang ini adalah "De Oude Hollandsche Kerk" yang berarti "Gereja Lama Belanda" yang dibangun pada tahun 1640.

    Sesuai dengan namanya,Gedung bersejarah ini memiliki beragam jenis dan bentuk wayang dari seluruh Indonesia, Baik yang terbuat dari kiulit maupunya yang terbuat dari kayu. Selain itu,disini juga anda bisa menemukan wayang-wayang dari luar negeri misalnya dari Kamboja dan Cina.

    Hingga saat ini, Museum Wayang memiliki koleksi wayang hinggal lebih dari 4.000 buah , terdiri atas wayang golek, wayang kulit, , wayang kardus, wayang rumput, wayang janur, topeng, boneka, wayang beber dan gamelan. Umumnya boneka yang dikoleksi di museum ini adalah boneka-boneka yang berasal dari Eropa meskipun ada juga yang berasal dari beberapa negara non-Eropa seperti Thailand, Suriname, Tiongkok, Vietnam, India dan Kolombia.

    Rating: 4.5
  • Salah satu Museum bersejarah di Jakarta setelah Museum Gajah yang kerap dikunjungi oleh wisatawan untuk berwisata adalah Museum Fatahillah.Museum bersejarah ini terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat.


    Museum Fatahillah atau dikenal juga Museum Batavia dulunya adalah sebuah Balai Kota yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jendral Johan van Hoorn.Bangunan itu mirip dengan Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, serta ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara.

    Objek wisata di bangunan yang memiliki luas lebih dari 1.300 meter persegi adalah perjalanan sejarah Jakarta, replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, mebel antik mulai dari abad ke-17 sampai 19, yang merupakan perpaduan dari gaya Eropa, Republik Rakyat Cina, dan Indonesia. Juga ada keramik, gerabah, dan batu prasasti. Koleksi-koleksi ini terdapat di berbagai ruang, seperti Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin.

    Ada pula beragam koleksi tentang kebudayaan Betawi, numismatik, dan becak. Bahkan kini juga diletakkan patung Dewa Hermes (menurut mitologi Yunani, merupakan dewa keberuntungan dan perlindungan bagi kaum pedagang) yang tadinya terletak di perempatan Harmoni dan meriam Si Jagur yang dianggap mempunyai kekuatan magis. Selain itu, di Museum Fatahillah juga terdapat bekas penjara bawah tanah yang dulu sempat digunakan pada zaman penjajahan Belanda.

    Rating: 4.5

  • Di Jakarta, atau tepatnya lagi di daerah Jakarta Timur anda bisa menemukan sebuah objek wisata bertema budaya Indonesia.Nama objek wisata itu adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII),dimana tempat ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia pada tahun 1975 yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional,juga menghadirkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.


    Objek wisata yang memiliki luas areal sekitar 150 hektar ini dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975.Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern ditampilkan di taman ini .

    Aslinya topografi Taman Mini Indonesia Indah sedikit berbukit, namun ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.

    Taman
    Di Taman ini terdapat 10 macam taman yang menunjukkan keindahan flora dan fauna Indonesia,Dan berikut dibawah ini adalah taman yang wajib anda kunjungi ketika anda berkunjung di ke Taman Mini Indonesia Indah.

    • Taman Ria Atmaja Park, panggung pagelaran musik
    • Taman Budaya Tionghoa Indonesia (tengah dibangun)
    • Taman Anggrek
    • Taman Bunga Keong Emas
    • Akuarium Ikan Air Tawar
    • Taman Bekisar
    • Taman Burung
    • Taman Apotek Hidup
    • Taman Kaktus
    • Taman Melati

    Sarana rekreasi
    • Taman Among Putro
    • Istana Anak-anak Indonesia
    • Kereta gantung
    • Taman Ria Atmaja
    • Desa Wisata
    • Kolam renang Snow Bay
    • Perahu Angsa Arsipel Indonesia

    Bangunan keagamaan
    • Masjid Pangeran Diponegoro
    • Pura Penataran Agung Kertabhumi
    • Sasana Adirasa Pangeran Samber Nyawa
    • Kuil Konghucu Kong Miao
    • Wihara Arya Dwipa Arama
    • Gereja Katolik Santa Catharina
    • Gereja Protestan Haleluya

    Rating: 4.5
  • Museum Gajah atau dikenal juga dengan nama Museum Nasional Indonesia merupakan sebuah wujud pengaruh Eropa, khususnya semangat Abad Pencerahan, yang muncul pada abad ke 18.Dimana gedung ini terletak di Jakarta Pusat atau lebih tepatnya lagi berada di Jalan Merdeka Barat 12.


    Gedung bersejarah dibangun oleh Pemerintah Belanda di bawah Gubernur-Jendral JCM Radermacher sekitar tajun 1862 sebagai respons adanya perhimpunan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang bertujuan menelaah riset-riset ilmiah di Hindia Belanda.

    Museum Nasional Indonesia atau terkenalnya dengan Museum Gajah ini banyak mengkoleksi benda-benda kuno dari seluruh Nusantara. Diantaranya adalah arca-arca kuno, prasasti, benda-benda kuno lainnya dan barang2 kerajinan. Koleksi-koleksi itu dikategorisasikan ke dalam etnografi, perunggu, prasejarah, keramik, tekstil, numismatik, relik sejarah, dan benda berharga.

    Sumber koleksi yang terdaoat di tempat bersejarah ini banyak berasal dari penggalian arkeologis, hibah kolektor sejak masa Hindia Belanda dan pembelian. Koleksi keramik dan koleksi etnografi Indonesia di museum ini terbanyak dan terlengkap di dunia. Museum Gajah ini merupakan sebuah museum pertama sekaligus terbesar di Asia Tenggara.

    Salah satu dari sekian banyaknya koleksi menarik yang ada di Museum Gajah ini adalah Patung Bhairawa.Dimana patung yang memiliki tinggi 414 cm ini merupakan patung tertinggi yang berada di Museum.


    Rating: 4.5
  • Menurut catatan sejarah,Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang pertama di Indonesia,Objek wisata yang memiliki  berbagai jenis satwa unik ini didirikan pada tahun 1864 dengan nama Planten En Dierentuin yang berarti "Tanaman dan Kebun Binatang.

    Tempat wisata yang dengan luas sekitar 140 hektar dan memiliki berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen ini terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


    Selain berfungsi sebagai tempat wisata, Objek wisata ini dikenal juga sebagai tempat rekreasi yang berwawasan pendidikan. Tak heran jika banyak family yang sengaja berkunjung ke sini. Mereka tidak hanya menonton aneka satwa yang ada , tapi juga menikmati kesejukan alam yang ditampilkan Kebun Binatang Ragunan yang ada di Jakarta Selatan ini.

    Artikel Terkait Taman Safari Bogor
    Rating:
    3.5
  • Dari beberapa objek wisata di daerah jakarta yang kerap dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun interlokal adalah Taman Impian Jaya Ancol yang terletak di Jakarta Utara.Sebagai komunitas pembaharuan kehidupan masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa ini. Taman Impian Jaya Ancol senantiasa menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik melalui sajian hiburan berkualitas yang berunsur seni.

    Menurut catatan sejarah,Objek wisata ini berdiri pada tahu 1966,Taman Impian Jaya Ancol atau lebih akrabnya lagi disebut Ancol telah ditujukan sebagai sebuah kawasan wisata terpadu oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta.Agar terwujudnya tujuan itu,Pemda Daerah khusus ibu kota menunjuk PT Pembangunan Jaya sebagai Badan Pelaksana Pembangunan Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya beli masyarakat.

    Objek wisata di Ancol

    Dunia Fantasi
    Dunia Fantasi yang dibuka untuk umum pada 29 Agustus 1986, dan popular dengan sebutan Dufan, merupakan theme park pertama yang dikembangkan oleh Ancol. Dufan merupakan pusat hiburan outdoor terbesar di Indonesia yang memanjakan pengunjung dengan Fantasi Keliling Dunia, melalui berbagai content wahana permainan berteknologi tinggi, yang terbagi dalam 8 kawasan, yaitu: Indonesia, Jakarta, Asia, Eropa, Amerika, Yunani, Hikayat dan Balada Kera. Perseroan juga menjadikan Dufan sebagai salah satu pusat edutainment yang ada di Ancol yakni dengan dibukanya Fisika Dunia Fantasi (Fidufa) dan Pentas Prestasi. Dufan telah memiliki sertifikat ISO 9001:2008 sejak 2009.

    Kereta Gantung
    Gondola (sky lift) adalah kereta gantung yang menghubungkan tempat wisata satu dengan yang lainnya di kawasan Ancol yang terbentang sepanjang kurang lebih 2,4 km dari Pantai Festival sampai area parker AWA. Gondola Ancol ini memiliki 37 unit gondola dengan kapasitas 6 orang/gondola serta 3 stasiun pemberhentian. Gondola Ancol juga merupakan unit usaha hasil kerjasama Ancol dengan PT Karsa Surya Indonesia .

    Hailai Executive Club
    Hailai adalah klub eksekutif bertaraf internasional yang dilengkapi dengan fasilitas restoran yang menyediakan 3.000 kursi, sarana hiburan dan olahraga. Hailai dikelola oleh PT Philindo Sporting Amusement and Tourism Corporation yang bekerja sama dengan PT Sarana Ria.

    Ritel
    Lebih dari 30 kios penjualan souvenir, makanan dan minuman

    Pulau Bidadari
    Pulau Bidadari merupakan sebuah pulau untuk kalangan menengah di Kepulauan Seribu yang dapat ditempuh dalam waktu kurah lebih sekitar 20 menit dari Marina. Pulau ini mempunyai 49 cottages yang terdiri dari 23 unit tipe deluxe, 20 unit tipe family, 3 unit tipe family suite, dan 3 unit tipe suite serta memiliki sarana olahraga, 2 aula serba guna, restoran, bar dan toko cinderamata. Sebuah atraksi unik, yakni wahana berenang bersama dengan lumba-lumba (swimming with the dolphin), bisa dinikmati di ini.

    Pasar Seni
    Pasar Seni ini adalah pusat kegiatan seni serta kerajinan yang memberikan inspirasi serta wawasan bagi penikmat dan kolektor seni. Pasar seni merupakan wujud nyata kepedulian Ancol atas kelangsungan hidup para seniman berbakat. Pasar Seni juga dilengkapi dengan Galeri Pameran (North Art Space/NAS), Toko Cinderamata, Plaza dan Panggung Pertunjukkan Seni.


    Marina
    Dermaga kapal pesiar (speed boat dan yacht) bergaya kosmopolitan yang pertama dan terlengkap di Indonesia, dirancang untuk tempat berlabuh kapal pesiar berbagai ukuran. Marina juga berfungsi sebagai pusat olahraga laut, ski air, wind surfing, diving, sailing, serta pelabuhan kapal pesiar untuk menuju Kepulauan Seribu. Marina dilengkapi dengan fasilitias dermaga, marine band, pompa bensin, dermaga bongkar muat, agen perjalanan wisata dan olahraga bahari.

    Pantai dan Taman
    Taman dan pantai merupakan wahana hiburan yang menawarkan kesegaran suasana pantai bagi semua kalangan dan usia. Pantai dan Taman memiliki 5 pantai (Pantai Festival, Indah, Elok, Ria dan Carnival Beach Club) dan Danau Impian, sepanjang kurang lebih 5 km, dengan promenade sepanjang 4 km.

    Atlantis Water Adventure
    Atlantis Water Adventure (AWA) merupakan theme park kedua yang dikembangkan oleh Ancol dan berdiri diatas lahan seluas 5 hektar. AWA merupakan hasil revitalisasi Taman Rekreasi Air Gelanggang Renang Ancol yang akan memberi pengunjung petualangan wisata air dengan 8 kolam utama, yaitu: Poseidon, Antila, Plaza Atlas, Aquarius, Octopus, Atlantean, dan Kiddy Pool.

    Padang Golf Ancol
    Padang Golf bernuansa pantai di tengah-tengah kawasan wisata yang memiliki 18 hole dengan desain lapangan unik. Lokasinya strategis dan mudah dicapai dari seluruh penjuru Jakarta.

    Sea World
    Sea World adalah underwater aquarium pertama dan satu-satunya di Indonesia, dengan area seluas 2 Ha (dikelola dengan format BOT).

    Putri Duyung Cottages
    Penginapan tepi pantai bergaya unik berbentuk cottages dengan 133 kamar ini memiliki berbagai fasilitas khusus, seperti : ruang serba guna, ruang rapat dan lokasi pesta pantai. Putri Duyung juga menawarkan fasilitas olahraga, seperti kolam renang, tenis meja, sepeda, lapangan tenis, serta lapanan voli pantai. Arsitektur artistik Putri Duyung Ancol kental dengan perpaduan gaya posmo dan romantisme Indonesia Timur, ditata selaras dengan lingkungan pantai untuk menciptakan suasana yang berselera dan eksotik.

    Gelanggang Samudra
    Gelanggang Samudra Ancol ("Samudra") merupakan theme park ketiga yang dikembangkan oleh Anco. Samudra merupakan edutainment theme park bernuansa konservasi alam yang memberikan pengalaman kepada pengunjung untuk mengenal lebih dekat dan menyayangi aneka satwa, antara lain lumba-lumba, paus putih, anjing laut, dan lain-lain.
  • Selain Pulau Tidung, di gugusan Kepulauan Seribu masih terdapat lagi satu tempat wisata alternative bagi anda warga ibukota. Pulau Sepa namanya, Sekitar 90 menit perjalanan dari marina ancol.

    Pulau sepa merupakan pulau yang masih natural untuk alamnya. Jika anda merasa jenuh dengan suasana Jakarta yang penuh dengan ke bisingan dan kemacetan lalulintas serta pekerjaan yang tidak ada habisnya, cobalah anda menenangkan hati dengan ber wisata ke Pulau Sepa. Dari Jakarta bisa menggunakan transportasi pribadi atau rental kendaraan. Untuk mengurangi kebosanan perjalanan dari Jakarta dengarkanlah musik dari audio mobil anda, atau hiburan lainnya. Nah, di Pulau Sepa anda dapat menikmati tiupan angin laut, serta mendengarkan deburan ombak, pasir putih yang begitu landai, dan ada pula dermaga pancing.

    Pulau Sepa dapat dikelillingi dengan berjalan kaki, karena pulau sepa tidak terlalu besar luasnya. Untuk menuju Pulau Sepa dengan menggunakan speed boat di dermaga 19 Marina Ancol. Untuk masuk ke dalam Marina Taman Impian Ancol, akan kami berikan tiket masuk ancol. Dalam menuju perjalanan ke pulau sepa, akan melewati Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Kotok, serta pulau pulau penduduk. Ada pula Pulau Putri yang berdekatan dengan Pulau Sepa. dan ada pulau Pantara tetapi jaraknya masih setengah lagi dari pulau sepa. Jika anda ingin melihat pulau pulau yang dekat dari pulau sepa, anda dapat menyewa kapal dengan harga terjangkau, dan perjalanan menuju pulau pulau sekitar hanya 10 - 15 menit.

    Di Pulau Sepa ada beberapa akkomodasi seperti type penyu, gurita, flipper, hiu, kakap. letak letak cottage tersebut berada di pinggir pantai / sea view. Cottage di pulau ini sangat bersih dan rapi. fasisitas dalam cottage terdapat AC, TV, Shower , 2 tempat tidur kecil atau 1 yang besar. Fasilitas pulau sepa terdapat water sport (jetski, banana boat, cano), discotiq, arena bermain anak, restoran, ruang meeting, dermaga pancing, marine walker ( berjalan dalam dasa laut). Anda ingin coba marine walker bisa. Marine walker dengan menggunakan penutup di kepala (semacam helm) .anda pasti terkagum kagum melihat indahnya trumbu karang, serta ikan yang berwarna warni. Jika anda mempunyai rencana untuk mengadakan gathering di Pulau seribu coba ke Pulau Sepa. Di pulau sepa tersedia paket out bond.

    Pulau Sepa – Kepulauan Seribu

    Pulau Sepa – Kepulauan Seribu

    Pulau Sepa – Kepulauan Seribu

    Pulau Sepa – Kepulauan Seribu

    Pulau Sepa – Kepulauan Seribu

    Pulau Sepa – Kepulauan Seribu

    Pulau Sepa – Kepulauan Seribu

    Pulau Sepa – Kepulauan Seribu

  • Pulau Tidung
    Gugusan pulau seribu, memang sudah terkenal menjadi sebuah wisata alternatif warga ibukota menikmati wisata pantai. Salah satu ikon baru yang menjadi daya tarik baru di pulau seribu yaitu pulau Tidung dengan gugusan pulau-pulau di sekitarnya. Untuk berangkat ke Pulau Tidung ada 3 lokasi pelabuhan yang bisa di jadikan pelabuhan keberangkatan, yaitu Muara Angke, Marina Ancol dan satu lagi di daerah serang.

    Pulau Tidung memiliki lebar sekitar hanya 200 meter dan panjang sekitar 5 km, dikelilingi pantai dangkal yang bergradasi putih karena ditumbuhi karang yang nampak kasat mata dan dipenuhi ikan hias pantai yang tak hentinya berlenggok serasa mengibur pandangan mata. Lebih kedepan, nuansa laut berwarna biru kehijauan dan lebih jauh biru dan biru gelap pertanda laut dalam, pantai ini tidak berombak besar karena gugusan karang dan terumbu karang yang mengelilingi mampu menahan ombak, cukup aman untuk berenang.

    Pulau Tidung yang selalu siap menyajikan tempat wisata eksklusif bagi warga Jakarta. Terdiri dari dua pulau, yakni Tidung Besar dan Tidung Kecil. Selain menikmati keindahan alam, Anda bisa juga memandangi buah pembangunan yang cukup rapi dan teratur. Yang pasti, kondisi geografis penduduk pulau Tidung menjadikan ragam kegiatan mereka jauh beda dengan penduduk daratan. Kalau sudah puas berkeliling Tidung Besar, perjalanan bisa dilanjutkan ke Tidung Kecil lewat jembatan yang menghubungkan kedua pulau ini. Cobalah berkunjung ke Pulau Tidung yang namanya mulai santer lantaran memiliki keindahan alam.

    Di pulau Tidung dapat ditemui perkampungan penduduk yang ramah dan beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman ringan, selanjutnya jalan setapak yang panjang ini ini akan melewati fasilitas umum, seperti kantor polisi yang juga ramah menyapa ramah para wisatawan yang lalu lalang di depannya, sekolah setingkat SMU untuk para pelajar dari pulau sekeliling, kumpulan warung dan menuju ke jembatan panjang yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil tanpa penduduk. Puskesmas dan kantor kelurahan yang tertata apik dan rapi juga akan dilewati sepanjang perjalanan menelusuri Pulau Tidung.

    Di awal jembatan penghubung ini, akan ditemui jembatan yang cukup tinggi untuk melalui suatu cekungan laut yang agak dalam, dimana banyak anak kecil penduduk setempat memperagakan loncat indah dari jembatan sebagai sarana bermain mereka, cukup menghibur para wisatawan dan amat mengundang keinginan untuk bisa bergabung dengan mereka melakukan loncat indah di pantai biru tanpa ombak. Di penghujung jembatan penghubung, menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove, masih tampil indah ditelusuri dengan bersepeda, melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai sepi yang pasirnya putih lembut, sangat indah pemandangannya.

    Pulau Tidung

    Peta Pulau Tidung

Comments

The Visitors says