Panorama Wisata

welcome to our blog

We are Magcro

Footer Widget 3

Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 1

Followers

Footer Widget 2

AIR KRAN SIAP MINUM

Labels

Pages

Blogger news

Download

BTricks

BThemes

Recent Posts

Pages - Menu

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio


  • Pantai Likupang adalah kawasan wisata yang cukup terkenal di Sulawesi Utara. Pasir putih, bukit hijau, dan taman laut adalah segelintir dari banyak keindahan yang ditawarkan pantai ini. Sebagai obyek wisata, Pantai Likupang dilengkapi dengan fasilitas hotel berbintang. Pantai Likupang terletak di Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Berjarak 48 kilometer sebelah timur laut Kota Manado.

    Pesona Pantai Likupang sangatlah indah, hamparan butiran pasir putih dan area penyelaman untuk diving dan snorkling pun bisa Anda dapatkan cuma-cuma di sana. Selain itu, Bila sudah bosan, jika Anda ingin merasakan suasana yang beda dari pantai yang ada di Kota Bitung, bisa menyebrang dengan perahu motor ke Taman Laut di Pulau Bangka sekitar 30 menit. Pantai Likupang juga berbatasan dengan pantai-pantai lainnya di daerah Bitung seperti  Balubu, Lihaga, Masabora, Sahaung dan Pulisang.

    Menuju pantai Likupang ini cukup mudah dengan transportasi umum untuk menuju Terminal Likupang. Bus yang bisa mengantarkan anda ini bisa ditemukan di terminal Paal 2 atau Terminal Karombasan Manado. Bayarnya sekitar Rp 10.000. Dan untuk menuju pantainya anda dapat menggunakan angkot seharga Rp 3.500 atau dengan ojek. Bagi yang membawa kendaraan pribadi bisa melalui jalan utama menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi kemudian melalui jalan Manado – Dimembe dan jalan Dimembe – Likupang.  Apalagi jika Anda menggunakan jasa perjalanan wisata, pantai ini akan lebih mudah dijangkau.

    Sesampainya di Likupang anda akan di pandu dengan petunjuk jalan yang ada. Bagi yang berniat untuk menyewa mobil dari Manado sebaiknya anda urungkan niat, kecuali saat malam hari anda harus kembali ke Manado untuk bermalam disana. Tapi jika bebas, sebaiknya mencoba untuk sewa mobil di Likupang saja (harganya rata-rata Rp 250.000) dan tinggal semalam disini. Di Pantai Likupang akses cukup mudah, ATM dan beberapa tempat dapat membayar menggunakan kartu debet/kredit. Suasananya juga tidak kalah dengan Manado. (Teks: berbagai sumber - Foto: google images)

    Pantai Likupang, Sulawesi Utara,Sulut, Obyek, Wisata, Tempat
    Pantai Likupang, Sulawesi Utara,Sulut, Obyek, Wisata, Tempat
  • Danau Tondano dikelilingi oleh pegunungan setinggi 700 meter, yaitu Gunung Lembena,  Kaweng, Tampusu dan Masarang. Danau ini mencakup tiga kecamatan yaitu Eris, Kakas dan Remboken. Dari sisi danau, Anda dapat melihat dengan jelas Gunung Kaweng, sehingga pemandangan Danau dan sekelilingnya sangat indah. Potensi Danau Tondano cukup besar, selain dikelilingi pegunungan yang sangat indah sebagaimana Danau Toba, danau ini punya keunggulan, yakni dapat dijangkau dengan mudah dari Kota Manado sebagai ibu kota Provinsi Sulut. Jarak tempuhnya yang hanya sekitar kurang dari satu jam dari Bandara Internasional ‘Sam Ratulangi’ maupun ‘Indonesia Main Port’ (IMP) Pelabuhan Samudera Bitung, membuat akses ke Danau Tondano sangat mulus.

    Terletak pada ketimggian 684 m di atas permukaan laut membuat kawasan danau tersebut berhawa sejuk. Secara admistratif Danau Tondano berada di kabupaten Minahasa, propinsi Sulawesi Utara. Danau Tondano merupakan danau  terluas di propinsi Sulawesi utara. Luasnya mencapai 4.278 ha dengan ukuran sekitar 5 km x 11 km. Danau ini dilingkari dengan jalan provinsi dan menghubungkan kota Tondano, Kecamatan Tondano Timur, Kecamatan Eris, Kecamatan Kakas, Kecamatan Remboken, dan Kecamatan Tondano Selatan.

    Jika di Danau Toba ada pulau terkenal yaitu Pulau Samosir, di Danau Tondano pun punya Pulau Likri dengan segala keindahannya, sehingga sering jadi pusat doa warga sekitar. Bahkan ada ‘mithe’ yang menuturkan, di bawa pulau ini ada aliran sungai alam terhubung dengan Danau Tondangouw di Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), melewati bahagian bawah Gunung Soputan, gunung api teraktif di Indonesia.

    Karena itu, wajar saja jika Danau Tondano sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata yang mampu menyaingi Danau Toba. Tak cuma wisata alam, tapi juga kuliner dan wisata petualangan serta ‘tourism relious’. Danau tersebut juga saat ini menjadi sumber listrik untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Tonsea Lama serta Tanggari I dan II, ini menjadi nilai plus untuk dikembangkan menjadi lokasi pariwisata potensial.

    Beberapa obyek wisata di sekitar danau tondano adalah "Sumaru Endo" Remboken, dan Resort Wisata Bukit Pinus (Tondano arah Toliang Oki).Gua tikus tasuka, Dari tepian danau Tondano (Toliang Oki). Anda dapat juga naik ke gunung Makawembein . Dari situ anda dapat menikmati keindahan pemandangan di danau Tondano, kota Bitung dan Pantainya serta kota Manado dan pantainya. (teks:berbagai sumber - Foto: devianart)

    Danau Tondano
    Danau Tondano
    Danau Tondano
  • Salah satu yang menjadi tujuan wisata yang banyak dikunjungi di Tumohon adalah Pagoda Ekayana, yang terletak di Kelurahan Kakaskasen II Kecamatan Tomohon Utara. Di kejauhan, bangunan menjulang dengan arsitektur khas China bagai menghipnotis anda. Pagoda setinggi 9 lantai membawa akan imajinasi ke film-film kisah legenda-legenda sakti China. Vihara Ekayana yang terletak di Tomohon, Sulawesi Utara, tersebut memang mudah ditemukan. Cukup ikuti saja pagoda yang menjulang tersebut. Masuk ke dalam vihara, patung-patung Budha tampak berderet menyambut Anda. Setiap patung memiliki makna dan filosofi tertentu.

    Uniknya, Anda dapat menemukan patung Budha yang India. Patung Bodhidharma tersebut mengambarkan Buddha dengan jenggot yang sebenarnya khas India, bukan China. Setelah bertemu dengan deretan patung Budha, Anda akan menemukan Pagoda Ekayana yang dipakai untuk tempat bersembahyang. Beranjak dari pagoda, Anda bisa masuk ke dalam Istana Kwam Im. Jangan lupa untuk melepaskan sepatu Anda. Kidung-kidung pujian melantun dari dalam tempat ibadah tersebut. Anda boleh saja masuk, namun ingatlah untuk tetap menjaga sopan santun.

    Di sini, Anda bisa melakukan ramalan kuno Ciam Si. Ciam Si merupakan ramalan yang berdasarkan syair-syair kuno China. Beberapa batang bambu seperti sumpit lebar diletakkan dalam wadah bambu bulat. Masing-masing batang bambu berisikan nomor. Wadah bambu kemudian dikocok hingga mengeluarkan satu batang bambu. Dari nomor yang tertera di batang bambu, tinggal mencocokannya dengan kotak yang berada di sisi kiri dinding. Nah, di kotak tersebut kertas berisikan ramalan. Ramalan tertera dalam kanji-kanji khas tulisan China. Tetapi tenang saja, ada terjemahan dalam Bahasa Indonesia.

    Ritual melakukan Ciam Si sebenarnya tak sesederhana itu. Sebelum mengocok, seseorang harus memanjatkan doa permohonan terlebih dahulu kepada Dewi Kwam Im. Baru kemudian dua keping kayu untuk mendapatkan izin dari Dewi. Mau yang lebih sederhana? Berjalanlah terus ke belakang vihara. Anda akan berkenalan dengan kodok yang membawa koin, simbol dari keberuntungan. Di depan patung kodok raksasa terdapat kolam air. Di tengah kolam tersebut terdapat lonceng. Menariknya, pengunjung dipersilahkan melempar koin ke lonceng. Jika lonceng terkena koin, konon doanya akan terkabul. Terdengar mudah? Nyatanya, terdapat replika koin China, koin kuno yang memiliki lubang di tengah, menghalangi lonceng ini. Koin replica raksasa tersebut berputar-putar mengelilingi lonceng. Sementara lonceng berada di tengah-tengah lubang koin.

    Sebelum melempar koin, pilih dulu posisi melempar. Di tepi kolam terdapat 5 bagian, yaitu “Bahagia”, “Harta”, “Panjang Umur”, “Kedudukan atau Pangkat”, dan “Keberuntungan”. Nah, berdirilah sesuai permohonan yang Anda inginkan, lalu lempar koin ke arah lonceng.  Vihara Ekayana memang begitu unik. Sebagai tempat beribadah, tempat ini menawarkan kunjungan menarik bagi wisatawan. Tak heran, jika di hari-hari libur, wisatawan maupun umat memadati tempat ini. Mereka seakan ditarik pesona pagoda yang menyapa dari kejauhan.

    Para pengurus Pagoda tersebut berhasil membuat tempat ibadah umat Budha tersebut menjadi salah satu Ikon Kota Tomohon. Tak heran, banyak pengunjung yang tertarik untuk mengunjunginya. Pagoda ini juga melambangkan kerukunan antar umat beragama di Kota Tomohon, Sulawesi Utara yang saling hidup berdampingan secara aman dan damai.Dari lokasi Pagoda ini,pengunjung bisa menyaksikan keindahan alam Gunung Lokon maupun Gunung Mahawu yang mengapit Kota Bunga Tomohon.
    (Teks: kompas.com, dan berbagai sumber lainnya - foto: flickr)


    Vihara, China, Kebudayaan, Pagoda Ekayana, Tumohon, Sulut
    Vihara, China, Kebudayaan, Pagoda Ekayana, Tumohon, Sulut
  • Danau yang sangat indah dengan warna airnya yang bisa berubah-ubah. Danau Linow namanya. Keindahan danau ini sudah sangat terkenal di seantero kota Manado dan Tomohon. Danau ini terbagi menjadi dua sisi yang menyebabkan danau Linow mempunyai warna yang berbeda. Satu sisi memiliki kandungan belerang yang tinggi, sedangkan sisi lainnya tidak.  Dengan adanya kandungan belerang ditambah efek cahaya matahari menyebabkan danau seolah-olah memiliki warna yang berbeda di setiap sisinya. Ketika pengunjung berpindah sudut, warna air danau bisa saja berubah warna. Kalau kita datang pada pagi hari pemandangan akan berbeda dibanding siang hari, begitu pula ketika kunjungan dilakukan sore hari. Setiap saat ada keunikan dan keindahannya tersendiri. Ketika sinar matahari baru mulai memunculkan keanggunannya dari ufuk Timur, lalu pancaran sinarnya mulai pula menyapa dan menerpa permukaan danau, menembusi ranting dan dedaunan pohon-pohon sekitar danau, so pasti akan menyajikan suatu pemandangan yang sangat elok dan cantik.

    Hal yang perlu di perhatikan di Danau Linow ini  di pinggir danau sering muncul gundukan lumpur panas, dan sebisa mungkin kita untuk menjahuinya. Di lain hal bau belerang juga tajam. Bila ada angin kencang bau belerang tercium dari kejauhan. Cara terbaik dan tercepat untuk menuju Danau Linow dari kota Manado tentu saja dengan menyewa mobil atau taksi. Kalau dihitung dari Bandara Sam Ratulangi, Manado, perjalanan akan memakan waktu sekitar satu jam. Bagi yang ingin berpetualang dengan kendaraan umum, bisa naik angkutan umum dari Manado ke terminal Tomohon. Dari terminal berganti angkutan umum, minta turun di sekitar Danau Linow. Setelah turun dari angkot, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh sekitar 500 meteran dengan medan yang lumayan menanjak.

    Saat ini danau Linow berada dalam pengelolaan pihak swasta. Pihak swasta ini membangun sebuah cafĂ©taria yang berbentuk seperti dermaga kayu tepi laut. Bangunan kayu yang sebenarnya sangat sederhana, tetapi tampak sangat indah. Disekitar dermaga ditanami oleh berbagai pepohonan sehingga suasananya menjadi sangat sejuk dan rindang. Satu lagi, dermaga ini (dan juga seluruh area danau) sangat bersih. Tidak tampak sampah yang menjadi “ciri khas” tempat wisata di Indonesia.

    Harga tanda masuk ke lokasi Danau Linow tidak terlalu mahal, cukup dengan merogoh Rp25.000-Rp35.000,- Anda sudah bisa menikmati pemandangan Danau Linow yang indah menawan itu. Di pinggiran danau ada semacam cafĂ©, jadi bagi yang haus boleh pesan minuman apa saja. Mulai dari sekedar secangkir kopi hangat sampai segelas bir tersedia di situ. Ada juga makanan ringan, seperti kue, snack dan permen-permen lainnya. Tinggal terserah apa maunya Anda. Tak ketinggalan di wilayah Danau Linow tersebut juga terdapat tempat yang patut di kunjungi, yaitu Woloan. Di mana kita bisa melihat pembuatan rumah panggung khas Minahasa. Selain itu ada pula Desa Pulutan, sentra industri gerabah. (teks: berbagai sumber - Foto: Devianart)

    danau Linow
    danau Linow
    danau Linow

  • Pulau Siladen merupakan satu dari lima pulau yang berada di Taman Nasional Bunaken, Manado. Pulau yang luasnya hanya sekitar 31,25 ha ini begitu indah dikelilingi pantai berpasir putih, ditumbuhi pepohonan palem, sagu, woka, silar, dan kelapa. Nama Siladen sendiri berarti kandas, berasal dari cerita tentang sebuah kapal yang dipergunakan orang Sangier saat sedang berlayar kemudian mengalami kecelakaan di tengah laut dan tenggelam. Lokasi tempat kapal tersebut tenggelam kemudian diberi nama Siladen. Pulau Siladen berada di sebelah timur Pulau Bunaken atau berjarak 3 km dan 8 mil dari pusat kota Manado dan dapat ditempuh dengan kapal motor sekitar 45 menit. Anda akan menjumpai pantai dengan pasir yang putih dan bersih. Sehingga, Anda dapat menghabiskan waktu dengan berjemur, bermain istana pasir atau bahkan hanya sekedar berjalan-jalan sambil menunggu sunset. Pantai ini cocok untuk Anda yang ingin berenang, snorkling dan diving. Terumbu karang di sini tidak terlalu banyak dan lebih didominasi oleh pasir, sehingga cocok untuk Anda yang ingin berenang dan melepas kejenuhan.

    Pulau Siladen, Sulut, Sulawesi Utara
    Walau tidak banyak, terumbu karang di Pulau Siladen berwarna-warni dan sangat indah. Siladen juga kaya dengan biota laut seperti ikan dan bintang laut yang akan menjadi teman Anda saat snorkling. Bagi Anda pecinta diving, keindahan bawah laut Pulau Siladen sangat bagus untuk kegiatan fotografi bawah air. Ombak yang tenang serta airnya yang jernih akan mendukung kegiatan snorkeling dan diving Anda. Kehidupan bawah laut pulau ini begitu menakjubkan dengan terumbu karang yang beranekan ragam dan biota laut lainnya yang berwarna warni. Di pulau ini ada dua lokasi menyelam paling potensial yaitu Siladen dan Siladen Utara dengan kedalaman dasarnya berkisar antara 20 meter sampai 50 meter. Dinding karang di dasar laut pulau ini terlihat seperti rak buku dan di setiap rak terdapat berbagai jenis ikan yang berbeda.

    Pulau Siladen, Sulut, Sulawesi Utara
    Anda dapat berkunjung ke pulau ini dengan menggunakan sarana perahu transportasi umum seharga Rp 25.000-50.000. Namun jadwal perjalanan dari Manado ke Pulau Siladen hanya satu kali perjalanan. Perahu berangkat pukul 07.00 Wita pagi dan pulang pukul 13.00 atau 15.00 Wita sore. Tetapi, Anda dapat menyewa speedboat dengan harga Rp 600.000 pulang-pergi. Memang tergolong mahal perjalanan menuju Pulau Siladen. Namun keindahan pantai dan lautnya akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan seumur hidup Anda.
    Di atas darat pulau ini berdiam beberapa jenis satwa seperti kera hitam, rusa, dan kuskus. Ada juga burung camar yang kicauannya sangat merdu bagaikan musik yang mengalun mendedangkan indahnya Pulau Siladen. (dirangkum dari berbagi sumber)

    Pulau Siladen, Sulut, Sulawesi Utara
    Pulau Siladen, Sulut, Sulawesi Utara

    Foto by: Devianart & Flickr
  • Pulau Lihaga - Sulawesi Utara dilengkapi dengan keberadaan pantai dan pulau yang eksotik. Hampir seluruh wilayah memiliki hamparan pantai yang indah, termasuk salah satu yang unik di kabupaten Minahasa Utara, yaitu Pulau Lihaga. Pulau ini terletak di Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara. Jaraknya sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Manado.
    Pelabuhan terdekat untuk menuju ke pulau lihaga bisa melalui Likupang atau Serei. Kebanyakan lebih suka lewat Serei karena jaraknya lebih dekat sekitar 15 menit dengan kapal nelayan yang bisa memuat 30-an orang.

    Pulau Lihaga dikelilingi pasir putih dan pemandangan alam yang luar biasa indah. Airnya sangat jernih sehingga kita bisa melihat dengan jelas ikan-ikan yang berenang tanpa harus menyelam. Keindahan pulau ini semakin menakjubkan saat senja menjelang. Pemandangan saat matahari terbenam terlihat sangat indah dari Pulau Lihaga. Oleh karena itu, banyak fotografer yang suka pergi ke Lihaga sekadar mengambil gambar pemandangan maupun untuk pemotretan outdoor. Tapi jangan khawatir, perjalanan jauh yang telah Anda tempuh tidak akan sia-sia. Karena setibanya di sana, Anda akan disambut hamparan pasir putih halus, yang dikelilingi birunya lautan

    Pulau ini masih “perawan” dalam arti belum dikelola secara profesional. Adanya gasebo-gasebo beratapkan daun katuk (semacam daun kelapa), hanyalah untuk berteduh ala kadarnya, Tak banyak para penjual minuman. Maka dari itu, disarankan untuk membawa logistik sendiri. Bahkan ada pula yang menyarankan untuk pesan kepada penduduk di Serei yang sebagian besar para nelayan, untuk menyiapkan ikan segar sekaligus alat bakarnya. Jika demikian, wisata anda akan makin seru karena setelah capek bermain air laut, kemudian makan ikan bakar ramai-ramai beralaskan daun pisang dan dicocol dengan dabu-dabu dan rica rowa (sambal khas Manado). Pagi datang, sore pulang, itulah tips kalau anda mau menikmati indahnya pulau Lihaga. Jangan lupa membawa kamera untuk berfoto-ria di pulau itu. (Teks: berbagai sumber - Foto: Devianart, Flickr)


    Pulau Lihaga, Sulawesi Utara, Sulut
    Pulau Lihaga, Sulawesi Utara, Sulut
    Pulau Lihaga, Sulawesi Utara, Sulut
    Pulau Lihaga, Sulawesi Utara, Sulut

  • Danau Linow - Tempat Wisata Di Sulawesi Utara : Saya pikir anda tidak akan percaya jika belum melihatnya dengan mata anda sendiri tentang sebuah danau yang airnya itu bisa berubah-ubah warta tanpa bantuan cahaya lampu.


    Mungkin yang saya katakan ini Mustahil ada,Tapi apa yang kita rasa mustahil terjadi (ada), bagi Tuhan bukanlah sebuah hal yang mustahil untuk tercipta.

    Salahsatu keajaiban yang kita pikir mustahi terjadi itu adalah sebuah danau yang terletak di Minahasa Sulawsesi Utara atau lebih tepatnya lagi terletaka di kabupaten Tomohon.Dimana anda bisa menyaksikan sendiri jika air dananu itu warnanya bisa berubah-ubah tanpa bantuan cahaya lampu.Danu ajaib itu bernama Danau Linow.

    Menurut penelitian.Danau Linow yang dikenal airnya bisa berubah-ubah itu ternyata mengandung kadar belerang yang sangat tinggi.Hal yang cukup unik inipun mampu menarik banyak wisatawan yang penasaran untuk berkunjung ke objek wisata ini. Tak heran, jika hari libur tiba, lokasi ini sangat ramai dengan orang-orang yang berwisata bersama keluarga.

    Bukan hanya pemandangan indah saja yang dimiliki danau unik ini, Tapi danau ini pun memiliki satwa endemik berupa burung belibis dan ribuan serangga bernama sayok atau komo. Serangga bersayap yang hidup di air tapi bisa terbang ini menjadi konsumsi penduduk setempat.

    Ketika anda berkunjung kesana,saya jamin anda akan dibuat takjub akan kecantikannya. Menikmati pemandangannya indah dari tepi danau akan menjadi kegiatan yang menyenangkan.

    Rating: 3.5

Comments

The Visitors says