Panorama Wisata

welcome to our blog

We are Magcro

Footer Widget 3

Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 1

Followers

Footer Widget 2

AIR KRAN SIAP MINUM

Labels

Pages

Blogger news

Download

BTricks

BThemes

Recent Posts

Pages - Menu

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio


  • Pantai Akkarena

    Jika anda berlibur ke Makassar bersama keluarga, Pusat Rekreasi Akkarena adalah salah satu obyek wisata yang wajib dikunjungi. Pantai Akkarena adalah wisata pantai dengan fasilitas lengkap. Memang suasana pantai bisa menjadi penyejuk hati dan pikiran. Jadi nikmatilah libur dan santai Anda dengan mengunjungi Akkarena Tanjung Bunga dengan eksotisme dan romantisme sunset-nya. Terletak di daerah sekitaran pantai kota Makassar, lebih tepatnya di depan Mall GTC Makassar, hanya sekitar 10 menit dari pusat kota dengan menggunakan kendaraan pribadi. Pantai Akkarena merupakan pantai berpasir hitam yang mempesona, menjadikan pantai ini sebagai pilihan yang tepat untuk rekreasi bersama keluarga.

    Pantai Akkarena sejak dulu telah menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menjanjikan sebuah eksotisme tetapi juga hiburan yang memukau. Dengan fasilitas yang lengkap, Akkarena Tanjung Bunga berhasil mensinergikan kedua hal ini. Wisatawan tidak hanya bisa merasakan semilir angin sambil menikmati berbagai ragam makanan atau sunset yang indah di sore hari, Pantai Akkarena menawarkan keindahan panorama pantai serta matahari terbenam. Pantai Akkarena juga menawarkan berbagai sarana untuk bersantai dan bermain. Sejumlah fasilitas permainan yang bisa dicoba di tempat tersebut adalah uji nyali seperti flying fox, jet ski, perahu kano, serta banana boat dan flying fish sebagai hiburan pelengkap bagi wisatawan yang berkunjung. Total luas kawasan wisata Pantai Akkarena adalah 10 hektare. Nama resminya Pusat Wisata Keluarga Akkarena. Pantainya sangat landai dan berpasir lembut. Setelah puas berenang, banyak wisatawan yang menunggu detik-detik sunset yang menakjubkan.

    Pantai Akkarena
    Akkarena memiliki taman hidangan seluas 450 meter persegi dengan gaya bangunan Mediterania. Taman hidangan Akkarena terletak di tepi pantai dengan sajian makanan dan minuman lokal maupun Internasional serta dilengkapi hiburan live music. Pantai Akkarena juga memiliki sebuah dermaga dengan panjang 150 meter dan lebar 5 meter. Dermaga tersebut biasa digunakan sebagai tempat menikmati sunset. Juga berfungsi sebagai dermaga kapal wisata. Ada meja-meja dan kursi-kursi di setiap tepinya. Wisatawan juga dapat menikmati sajian taman hidangan di tempat itu.

    Pantai Akkarena
    Eksistensi Akkarena dalam menyelenggarakan event akbar terlihat dari dipilihnya tempat rekreasi ini sebagai tempat penyelenggaraan event The Rising Star yang menyedot animo ribuan masyarakat. Jika malam menjelang, Akkarena tidak lantas sepi pengunjung akan tetapi malah makin ramai dengan kunjungna para remaja yang ingin memadu kasih di bawah cahaya rembulan dan sapaan angin laut. Untuk masuk ke Akkarena, setiap pengunjung dikenakan tarif Rp 10.000/orang untuk orang dewasa, dan Rp 5.000/orang untuk anak-anak dan usia balita, Anda akan disuguhi dengan berbagai fasilitas hiburan. Akkarena beroperasi dari jam 06:00 Wita hingga pukul 22:00 Wita. (dikutip dari berbagai sumber)


  • Pantai Losari - Makassar

    Pantai Losari merupakan salah satu obyek wisata andalan masyarakat Makassar. Di sekitar pantai Losari ini terdapat pusat kuliner yang menjual berbagai macam makanan dan jajanan khas. Begitu panjangnya deretan penjual makanan ini hingga disebut-sebut sebagai warung terpanjang di dunia. 

    Pantai Losari yang terletak tepat di jantung Kota Makassar, yaitu di Jalan Penghibur, yang terletak di sebelah barat kota Makassar, Sulawesi Selatan. ini menyimpan keindahan matahari terbenam yang membuai mata. Di Pantai Losari Anda akan disajikan pemandangan alam yang digabungkan dengan wisata kuliner khas Kota Makassar. Berbagai kuliner lezat tersedia bagi Anda penggemar kuliner khas. Salah satunya yang digemari adalah pisang epe. Pisang yang dibakar kemudian dipipihkan dan diberi campuran air gula merah. Hmm, lezat. Cocok untuk menghangatkan badan.

    Pantai ini memiliki keunikan dan keistimewaan yang sangat mempesona. Salah satu keunikan Pantai Losari adalah para pengunjung dapat menyaksikan terbit dan terbenamnya matahari di satu posisi yang sama. Keistimewaan obyek wisata ini adalah para pengunjung dapat menikmati indahnya deburan ombak yang memecah tanggul pantai dan kesejukan “angingmamiri” yang bertiup sepoi-sepoi, sambil menyaksikan detik-detik terbenamnya matahari secara utuh di balik cakrawala, yaitu mulai dari perubahan warna hingga pergeseran posisinya sampai benar-benar hilang dari pandangan. Para pengunjung juga dapat menikmati berbagai macam makanan laut yang masih segar. Di sebelah selatan anjungan Pantai Losari, terdapat sebuah kafe dan restoran terapung yang menggunakan kapal tradisional Bugis-Makassar “Phinisi” dengan menu bervariasi, seperti masakan ikan pari, cumi-cumi dan lobster dengan harga berkisar antara Rp 7.500,- hingga Rp 25.000,- per porsi.

    Pantai Losari - Makassar
    Keistimewaan lainnya adalah para pengunjung dapat mengakses internet secara gratis melalui hot spot di sepanjang Pantai Losari. Pantai Losari ini menjadi tujuan utama masyarakat kota Makassar untuk menghabiskan waktu luang seperti jogging atau olah raga di pagi hari dan wisata kuliner serta melihat sunset pada sore harinya. Suasana pada sore hari di pantai ini sangat ramai sekali, kebanyakan pemuda-pemudi yang sedang menikmati romantisme keindahan matahari terbenam di pantai ini.

    Waktu paling ideal mengunjungi pantai Losari adalah sore hari antara jam 15.00 hingga jam 21.00. Banyak yang datang kemari untuk duduk duduk menikmati pantai yang bersih atau makan diwarung warung yang telah direlokasi oleh Pemda setempat (diujung paling selatan pantai). Tua muda akan datang kemari menikmati matahari terbenam di sini sambil membeli makanan dari pedagang. Udara bersih dan angin bertiup tanpa henti, matahari yang merah keemasan menyapu wajah manusia yang duduk di bibir pantai.

    Posisi pantai Losari sangat strategis dan menjadi bagian yang menyatu dengan suasana kota Makasar yang membentang sejauh kurang lebih 4 km. Pantai ini langsung dapat diakses dengan jalan utama protokol utama. Diseberang jalan bertumbuhan hotel dengan berbagai kelas. Sebut saja beberapa nama hotel yang lokasinya amat dekat dengan bibir pantai al: Hotel MGM, Hotel Losari Beach, Hotel Quality, Hotel Aryadutta, dan Hotel Aston. Untuk mid-budget traveller, bisa pilih Hotel Losari Beach, atau agak masuk sedikit kedalam jalan Joseph Latumahina, ada hotel kecil yang nyaman yakni Hotel Kenari.

    Pantai Losari - Makassar
    Untuk menikmati keindahan pantai Losari ini, anda tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Dan jangan lewatkan untuk berfoto disini dengan latar belakang tulisan raksasa "Pantai Losari". Di pantai ini juga menyediakan berbagai permainan air seperti banana boat, sepeda air atau perahu untuk berkeliling pesisir pantai.

    Untuk menuju ke pantai Losari sangatlah mudah. Bila anda dari Bandar Udara Hasanuddin, maka hanya membutuhkan waktu 45 menit dengan mengendarai kendaraan bermotor, dan bila dari pelabuhan Soekarno-Hatta membutuhkan waktu 20 menit.
    (dikutip dari berbagai sumber)



  • Jalan menanjak dan berkelok-kelok dengan melintasi deretan pegunungan dan lembah yang indah bak lukisan alam, akan mengantarkan Anda ke Sebuah hutan Wisata di kota Malino. Kawasan wisata Malino terletak di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Malino berada 90 km di sebelah timur kota Makassar. Jalanannya beraspal halus, berliku dan mendaki menyusuri kaki Gunung Bawakaraeng,Dari Makassar waktu tempuh ke Malino adalah sekitar 2 jam dengan naik kendaraan.

    Kawasan Hutan Wisata Malino merupakan salah satu objek wisata alam yang luar biasa indah dengan panorama alam yang menakjubkan. Dataran tinggi Malino memiliki ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut yang ditumbuhi oleh deretan pohon pinus yang rimbun dan kokoh. Karena kesegaran udara dan pemandangannya yang cantik ini, Malino ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Anda yang juga ingin berkunjung ke Malino jangan lupa untuk membawa baju hangat karena udara di kawasan ini tergolong dingin.

    Kawasan Hutan Wisata Malino
    Jika Hutan Wisata Malino dilihat dari udara maka akan tampak aliran Sungai Jeneberang yang mengalir dari Gunung Bawakaraeng menuju Makassar. Tampak pula aliran sungai yang melebar menjadi seperti genangan air yang luas. Itu tidak lain adalah Bendungan Bili-bili. Bendungan ini tampak bersebelahan jalanan berliku yang tadi dilewati. Rute perjalanan hanya ada satu poros jalan yaitu dari Makassar menuju ke Malino hingga ke arah Sinjai. Di Malino Anda dapat melihat keindahan alam yang masih alami dengan berbagai macam pepohonan, bunga-bungaan, dan sayuran yang segar menghijau. 

    Hutan wisata Malino, walaupun belum terkenal di luar daerah sulawesi selatan namun Malino sangat potensial menjadi kawasan wisata unggulan nusantara. Sebelum muncul nama Malino, dulu rakyat setempat mengenalnya dengan nama kampung ‘Lapparak’. Laparrak dalam bahasa Makassar berarti datar, yang berarti pula hanya di tempat itulah yang merupakan daerah datar, diantara gunung-gunung yang berdiri kokoh.

    Kawasan Hutan Wisata Malino
    Di sekitar Hutan Wisata Malino juga terdapat beberapa air terjun yang bisa Anda kunjungi. Untuk mencapai air terjun ini Anda bisa menyewa kuda yang banyak disewakan oleh penduduk setempat. Ada pula beberapa hotel dan vila yang bisa Anda sewa jika ingin melihat keindahan tempat wisata ini lebih lama lagi. Tak jauh dari hutan wisata Malino. Terdapat pasar wisata Malino. Disini dijual beraneka rupa produk hasil Malino, sayur-mayur, buah-buahan dan yang terkenal tenteng kacang dan tenteng markisa Malino, adapun handycraft yang bisa dibawah pulang adalah kembang Edelweys yang diambil langsung dari puncak gunung Bawakaraeng. Dan sekarang sudah dijual dipasar ini baju kaos yang bercorak khas Malino hasil kreasi dari anak-anak muda kreatif Malino.

    Di pinggir kota Malino, di Jalan Pendidikan di antara deretan pepohonan pinus Taman Wisata Alam Malino, terbuka areal seluas satu hektar. Di areal ini biasa digunakan oleh Parabus Malino Adventure Tour and Outbond untuk menyelenggarakan kegiatan outbond. Umumnya pesertanya berasal dari kalangan karyawan perusahaan dalam rangka membangun semangat kerja atau pun kepemimpinan yang dikemas dalam bentuk permainan tematik yang lucu dan menantang. Dan terbuka pula untuk kalangan lainnya dengan sistem pemesanan dalam rombongan wisata. Kalau Bandung terkenal dengan julukan “Kota kembang”, maka Malino dapat disebut sebagai “Kota Bunga di Sulawesi Selatan”. Julukan ini muncul karena banyak species bunga yang tumbuh di Malino. Hasil penelitian Gerard Van Went Gerard (2007) dari lembaga penelitian asal Belanda pada “Programme Uitzending Managers” (PUM), menyatakan bahwa sekitar 60% bunga yang tumbuh di Belanda juga terdapat di kawasan Malino dan sekitarnya. Bunga yang terkenal di antaranya adalah anggrek dan eidelwis yang banyak dijajakan pedagang kaki lima di Malino. Di daerah Kanreapia, sekitar 8 km ke arah timur kota Malino, kebun-kebun hortikultura milik warga setempat berjajar rapi jalur-jalur tanaman wortel, tomat, kentang, kubis, vetsai, bawang dan sebagainya.

    Kawasan Hutan Wisata Malino
    Sebagai oleh-oleh bagi dapur sehat, sayur mayur ini dapat dibeli di pasar kota Malino dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan di Makassar. Perubahan nuansa lingkungan yang drastis dari hiruk pikuk kota ke kesejukan yang menenangkan, dari kota pantai yang panas ke pegunungan yang dingin yang berkabut, dipercaya mampu memberikan variasi dalam rutinitas kehidupan, menyegarkan kembali suasana hati. Seeing is believing. Dan ketika makin banyak orang yang menyukainya, maka membebaskan diri sejenak ke alam bebas telah menjadi momentum kecil yang selalu dinantikan. Selain itu, Sebenarnya masih banyak tempat wisata Malino yang menarik lainnya, diantaranya Lembah Biru, wisata kuliner dengan menu ikan bakar, Pesanggrahan Malino yang legendaris, gedung bekas Konferensi Belanda , pabrik pengolahan Jamur dan Sereh, rumah adat (balla lompoa) di Bulutana, wisata mendaki ke puncak gunung Bawakaraeng. Buat yang ingin berwisata ke Malino, silahkan berkunjung ke sana, dengan ramah penduduk disana akan menerima Anda. Di samping Malino Anda juga dapat mengunjungi:

    2. Wisata budaya di Toraja
    4. Wisata Menyelam di Taka Bonerate Selayar
    5. Kota Anging Mamiri Makassar

    dan banyak lagi tempat-tempat wisata lainnya di Sulawesi Selatan.
    (dikutip dari berbagai sumber)





  • Pantai Likupang adalah kawasan wisata yang cukup terkenal di Sulawesi Utara. Pasir putih, bukit hijau, dan taman laut adalah segelintir dari banyak keindahan yang ditawarkan pantai ini. Sebagai obyek wisata, Pantai Likupang dilengkapi dengan fasilitas hotel berbintang. Pantai Likupang terletak di Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Berjarak 48 kilometer sebelah timur laut Kota Manado.

    Pesona Pantai Likupang sangatlah indah, hamparan butiran pasir putih dan area penyelaman untuk diving dan snorkling pun bisa Anda dapatkan cuma-cuma di sana. Selain itu, Bila sudah bosan, jika Anda ingin merasakan suasana yang beda dari pantai yang ada di Kota Bitung, bisa menyebrang dengan perahu motor ke Taman Laut di Pulau Bangka sekitar 30 menit. Pantai Likupang juga berbatasan dengan pantai-pantai lainnya di daerah Bitung seperti  Balubu, Lihaga, Masabora, Sahaung dan Pulisang.

    Menuju pantai Likupang ini cukup mudah dengan transportasi umum untuk menuju Terminal Likupang. Bus yang bisa mengantarkan anda ini bisa ditemukan di terminal Paal 2 atau Terminal Karombasan Manado. Bayarnya sekitar Rp 10.000. Dan untuk menuju pantainya anda dapat menggunakan angkot seharga Rp 3.500 atau dengan ojek. Bagi yang membawa kendaraan pribadi bisa melalui jalan utama menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi kemudian melalui jalan Manado – Dimembe dan jalan Dimembe – Likupang.  Apalagi jika Anda menggunakan jasa perjalanan wisata, pantai ini akan lebih mudah dijangkau.

    Sesampainya di Likupang anda akan di pandu dengan petunjuk jalan yang ada. Bagi yang berniat untuk menyewa mobil dari Manado sebaiknya anda urungkan niat, kecuali saat malam hari anda harus kembali ke Manado untuk bermalam disana. Tapi jika bebas, sebaiknya mencoba untuk sewa mobil di Likupang saja (harganya rata-rata Rp 250.000) dan tinggal semalam disini. Di Pantai Likupang akses cukup mudah, ATM dan beberapa tempat dapat membayar menggunakan kartu debet/kredit. Suasananya juga tidak kalah dengan Manado. (Teks: berbagai sumber - Foto: google images)

    Pantai Likupang, Sulawesi Utara,Sulut, Obyek, Wisata, Tempat
    Pantai Likupang, Sulawesi Utara,Sulut, Obyek, Wisata, Tempat
  • pulau samalona
    Kota Makassar tidak hanya terkenal dengan wisata kuliner dan situs sejarahnya tapi juga mempunyai banyak potensi wisata bahari yang memukau, salah satunya adalah Pulau Samalona yang jaraknya 7 Km dari Makassar.  Pulau ini termasuk ke dalam wilayah kota Makassar, kecamatan ujung pandang, Sulawesi Selatan.

    Luas pulau Samalona yang hanya mencapai 2 hektar, seolah menjadikan Pulau Samalona terasa sebagai pulau pribadi bagi wisatawan yang berkunjung, Keindahan pulau yang sangat cantik menjadikan tempat wisata satu ini menjadi destinasi favorit di waktu liburan. Selaian menikmati pemandangannya, kegiatan snorkeling dan diving menjadi kegiatan yang harus dilakukan.

    Surga bawah laut Pulau Samalona yang mempesona. Terumbu karang dan fauna laut yang langka akan bisa lo temukan di sini. Ditambah lagi peninggalan sejarah yang hanya ada di Pulau Samalona. Di bawah laut Samalona terdapat bangkai pesawat terbang saat Perang Dunia II.

    Airnya yang jernih dan pasir putih menjadi spot yang mempesona untuk menikmati senja. Bukan hanya itu, di Pulau Samalona juga bisa menyewa kapal untuk mengelilingi keindahan pulau-pulau kecil yang berada di sekitarnya. Keindahan Samalona masih sangat terjaga. So, tidak salah jika kita menjadikan Pulau Samalona sebagai destinasi weekend spesial bersama teman, pasangan, dan keluarga. Dijamin dengan alam yang mempesona akan membantu untuk menghilangkan penat setelah lelah bekerja.

    Pulau Samalona juga menyimpan sejuta misteri tentang karamnya sejumlah kapal peninggalan Perang Dunia Ke-II. Ada sekitar 7 buah kapal yang karam di kawasan pulau ini, di antaranya: kapal Maru, kapal perang milik Jepang yang karam pada kedalaman sekitar 30 meter; kapal Lancaster Bomber yang juga karam pada kedalaman sekitar 30 meter; kapal selam pemburu (gunboat) milik Jepang kapal kargo Hakko Maru buatan Belanda; serta kapal selam milik Jepang. Kapal-kapal yang karam tersebut telah berubah wujud menjadi karang dan menjadi “rumah” atau “tempat tinggal” bagi ratusan biota laut yang beraneka ragam bentuk, dan jenis serta warna yang sangat mengagumkan. Keindahan inilah yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk datang berenang di antara bangkai-bangkai kapal karam tersebut.
    pulau samalona
    Selain misteri dan keindahan taman lautnya, para wisatawan juga dapat menyaksikan matahari terbit (sunrise) dan terbenamnya matahari (sunset) pada satu posisi yang sama. Di pulau ini, wisatawan juga dapat menikmati kelezatan berbagai macam seafood segar yang dimasak dengan cara yang cukup unik, yaitu diletakkan di atas tempurung kelapa kemudian ditutupi dengan daun pohon yang tumbuh di sekitar pulau Samalona. Dengan cara demikian, aroma asap arang tempurung kelapa tersebut segera tercium dan dapat menggugah selera makan.
    pulau samalona
    Untuk akses ke pulau Samalona cukup mudah, karena hanya berjarak 20 – 30 menit laut, dengan menyewa boat milik nelayan yang banyak ditemukan di penyeberangan kayu bangkoa. Saya sendiri kemarin menyeberang dari depan benteng Fort Rotterdam, karena ternyata juga terdapat dermaga kapal nelayan di depan benteng Fort Rotterdam. Harga sewa untuk satu perahu 300 ribu untuk pulang pergi dalam satu hari, dan 400 ribu jika kita ingin menginap dan di jemput keesokan paginya (mungkin harga bisa turun lagi karena saya kurang bisa menawar). (dikutip dari berbagai sumber)

    pulau samalona
  • Wisata Air Terjun Liawan
    Jika anda ingin berwisata ke Sulawesi barat, maka Air Terjun Liawan merupakan objek wiasata disini yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Air terjun ini terletak di Sumarorong (sekitar 1.8 KM dari pusat kota Sumarorong ke arah sebelah timur), Kabupaten Mamasa, Popinsi Sulawesi Barat, berjarak sekitar 6KM dari jalan poros Mamasa – Polewali.

    Wilayah Kabupaten Mamasa berada di atas pegunungan yang masih hijau. Beberapa suku terkenal juga tinggal di kawasan itu, di antaranya suku Toraja, Mandar, Bugis, dan Makassar. Daerah yang luasnya mencapai 2.759,23 km2 itu ternyata menyimpan potensi wisata yang menggiurkan. Tak terkucuali dengan potensi Objek Wisata Air terjun Liawan.

    Dari kejauhan pengunjung akan melihat seperti suatu aliran berwarna putih yang terus mengalir membelah kehijauan pepohonan di sekitarnya, membuat Anda segera bergegas seolah tidak sabar merasakan kesegaran dan kesejukan air terjun Liawan. Dan benar, begitu Anda tiba di hadapan air terjun yang ternyata besar dan luas, maka percikan-percikan air terjun yang membentur danau dan batu di bawahnya, memberikan percikan kesegaran bagi Anda. Ada bisa puas berenang atau sekedar mandi, menikmati kesegaran sang air. Atau Anda sekedar ingin mencoba melompat dari atas tebing air terjun, menghujam deras menembus kumpulan air di bawahnya.  Dan dari jarak masih relatif cukup jauh, pengunjung sudah bisa merasakan kesejukan dari percikan-percikan halus bak embun dari Air Terjun ini.

    Lokasi di sekitar air terjun Liawan ini tidak hanya sekedar menikmati air terjun. pengunjung pun dapat menikmati saat santai dan tenang bersama keluarga atau teman-teman, karena di dekat air terjun ada beberapa bangunan seperti dangau tempat duduk-duduk dan bersantai, sambil menikmati suasana alamnya yang hijau dan menyegarkan.

    Kalau mau menginap, di lokasi ini juga ada 5 bangunan pondok penginapan, apalagi jika Anda mengadakan acara kolektif seperti api unggun, outbound, retreat atau acara lainnya yang membutuhkan pengenalan dan persahabatan dengan alam.

    bagi anda yang ingin bertandang ke Sumarorong, Sebagai informasi udara di Sumarorong cukup dingin, karena berada  pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara sekitar 17 derajat celcius. Karcis masuk ke lokasi ini adalah Rp. 3.000/orang/satu kali kunjungan.

    Untuk mencapai Mamasa-Sumarorong ini, Anda dapat menggunakan kendaraan umum (bus/minibus/panther), bisa dari Mamuju, ibu kota propinsi Sulawesi Barat, atau melalui Makassar, Sulawesi Selatan. Jaraknya hampir sama, ditempuh sekitar 10 jam, biaya kendaraan pun sama sekitar Rp. 100.000,-. Jadi, jangan lewatkan kesegaran air terjun Liawan saat Anda berkunjung ke Sulawesi Barat. (Vibizlife.com, dll)





  • Wisata Air terjun Sambabo

    Air terjun Sambabo tepatnya terletak di Desa Ulumambi Kecamatan Bambam. Air terjun yang berasal dari kata Samba dan Botto ini berada pada ketinggian 400 meter dan berada sekitar 10 kilometer dari Kota Mamasa atau sekitar 300 kilometer dari Kabupaten Polewali Mandar. Air terjun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi propinsi sulawesi tenggara, karena air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di Pulau Sulawesi.

    Air terjun Sambabo memiliki keindahan yang cukup menakjubkan tak hanya bagi wisatawan lokal bagi para tapi juga untuk wisatawan mancanegara. Air terjun bertingkat-tingkat dan terletak di tempat yang cukup tinggi ini mampu menjadi daya pikat, bahkan ada diantara para wisatawan asing yang menganggap bahwa keindahan Air Terjun Sambabo tidak kalah hebatnya dengan air terjun Niagara di Amerika. Kemegahan tidak hanya berpusat di Air Terjun Sambabo saja, alam sekelilingnya pun menarik, terpampang di lereng pegunungan dan berada di antara batu-batu besar, juga dihiasi dekorasi hutan alami yang mengelilingi air terjun. Untuk mencapai Air Terjun Sambabo, terlebih dahulu kita harus melewati jembatan gantung, tentu ini akan menjadi sesnsasi tersendiri, lalu mendaki lembah sekitar 500 meter, dan kita juga akan lewati kebun kopi dan kakao.

    Seperti halnya tempat-tempat lainnya di Indonesia yang mempunyai cerita mitos, Air terjun Sambabo sendiri konon memiliki penjaga berupa burung raksasa yang menghuni gua batu dibalik derasnya air terjun , burung ini sekali keluar dalam setahun menjalajahi wilayah sekitarnya  sampai pantai barat Sulawesi diteluk Mandar Sehingga air terjun ini diberi nama samba botto disingkat Sambabo karena burung raksasa ini mengembarai wilayah luas dalam Bahasa Bambang “ Ussambai Botto “.

    Bagi Anda yang ingin berkunjung dan berasal dari Luar Sulawesi Barat, untuk sampai ke Air Terjun Sambabo, akses yang termudah hanyalah dari Makassar, Sulawesi Selatan. Ada transportasi udara dari Makassar menuju Bandar Udara Tampa Padang, Mamuju. Setelah itu, perjalanan bisa dilanjutkan ke Mamasa dengan menggunakan mobil sewaan atau angkutan umum. Setibanya di kota Mamasa, disarankan istirahat sejenak sebelum meneruskan perjalanan ke Kecamatan Bambam, tempat di mana obyek wisata air terjun Sambabo berada.

    Di kota Mamasa, banyak fasilitas yang disediakan untuk para wisatawan, diantaranya hotel, penginapan, restoran, rental mobil, hingga pusat penjualan oleh-oleh khas Mamasa. Oleh karenanya, sebelum mengunjungi Air Terjun Sambabo, alangkah baiknya kita bertandang ke kota Mamasa terlebih dahulu. Tapi yang sangat disayangkan adalah bahwa tempat seindah ini tidak terpublikasi dan diurus dengan profesional sehingga menjadi surga yang teraniaya.


Comments

The Visitors says